Korban Kebakaran Terima Bantuan Dari Pemkab Dan TNI

by

EKONOMIPOS.COM, INHIL – Humas Sekteratiat Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir, bersama Kodim 0314/ Inhil menyerahkan bantuan korban kebakaran yang menghanguskan 23 unit Rumah Warga jalan Kayu Jati, yang terjadi pada, Jumat (22/12) lalu.

Penyerahan bantuan yang dilaksankan di jalan Kayu Jati, diserahkan kepada korban kebakaran. Adapun bantuan yang diserahkan berupa perlengkapan sekolah, sembako dan uang tunai.

Dandim 0314/Inhil yang pada kesempatan itu diwakili oleh Kasdim, Mayor Inf Suratno tampak memotivasi warga yang menjadi korban kebakaran agar terap semangat dan ikhlas menerima ketentuan Tuhan.

“Apapun yang terjadi hendaknya disyukuri, karena itulah kehendak tuhan. Tuhan berikan sesuatu bukan tidak ada manfaatnya, tetap ada, hanya saja kita perlu bersabar dalam menunggu waktunya,” ucap Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Suratno, Jumat.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap semua hal yang berpotensi mengakibatkan kebakaran.

“Jadikan semua yang terjadi sebagai pelajaran, melalui musibah ini kita diingatkan agar selalu waspada khususnya terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ucapnya lagi.

Disamping itu, Kepala Bagian Humas Setda Inhil, Marlis Syarif dalam sambutannya mengatakan, sebagai salah satu bagian dari masyarakat Inhil, Ia mengaku terpanggil dengan adanya musibah kebakaran yang terjadi kemarin.

Ia berharap semoga masyarakat yang menjadi korban kebakaran dapat memahami arti sebuah musibah sebagai ketentuan tuhan, sehingga mereka dapat ikhlas dan tentunya kembali berserah kepada tuhan.

Selain itu dengan bantuan yang diberikan hari ini, ia berharap dapat bermanfaat dan dapat memberikan rasa bahagia kepada masyarakat, bukan hanya karena kebutuhan tapi karena dapat bertemu dan menjalin silaturahmi.

Sebelumnya, kebakaran terjadi jalan kayu jati Gang jati 2 dan jati 3, Kecamatan Tembilahan Hulu, Jumat (22/12) lalu. Akibat dari peristiwa kebakaran tersebut, 23 rumah warga ludes terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. (Advertorial)