Layanan Paspor Online di Pekanbaru Tidak Terganggu Serbuan Spam Server Nasional

by

PEKANBARU – Pendaftaran online antrian pengajuan pembuatan paspor di Indonesia sempat terganggu dengan spam ribuan pendaftar palsu. Sejumlah pengajuan pendaftaran pasport diketahui tidak melakukan pendaftaran yang sesungguhnya.

Diduga ada orang yang berupaya mengganggu sistem pendaftaran online dengan memasukkan pernohonan, tetapi tidak dilanjutkan. Ini mengganggu anteian pendaftaran online masyarakat yang benar-benar ingin mengajukan permohonan penerbitan pasport.

Kondisi ini mengganggu pelayanan keimigrasian, khususnya di Jakarta. Di Riau kondisi ini tidak memberikan pengaruh. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwilkumham) Riau menjamin persoalan ini tidak mengganggu sisten online Imigrasi di Riau.

”Di daerah kita aman dari masalah ini. Jumlahnya tidak terlalu banyak seperti di Jakarta,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Imigrasi Kanwilkumham Riau, Surya Pratomo, Senin (8/1).

Dia memberikan ilustrasi, untuk Pekanbaru dari 150 pendaftar yang melalui antrian online, hanya 10 yang merupakan antrian bermasalah diduga spam.

”Di sini misalnya pelayanan dibuka 150 antrian, 10 itu yang spam, jadi tidak signifikan. Ini di awal-awal November 2017, sekarang belum dapat laporan lagi, bisa saja ada tapi pelayanan sejauh ini baik-baik saja,” jelas dia.

Surya juga memastikan data personal masyarakat yang mengurus pasport tidak terganggu, dan masih tersimpan rapi. Sementara itu dalam pelayanan penerbitan pasport, di Kantor Imigrasi Pekanbaru, mukai saat ini tidak lagi melayani proses manual.

Pengajuan penerbitan pasport dilakukan secara online sepenuhnya. Pemohon penerbitan pasport di Pekanbaru tidak lagi harus manual mengantre di kantor Imigrasi. Pengisian aplikasi pengajuan pembuatan pasport dilakukan online. (*)