Anggaran Minim, Festival Lampu Colok di Pekanbaru Ditiadakan

Anggaran Minim, Festival Lampu Colok di Pekanbaru Ditiadakan

EKONOMIPOS.COM (EPC), PEKANBARU – Tahun ini Pemko Pekanbaru kembali tidak mampu menyelenggarakan festival lampu colok. Ini merupakan tahun ke dua festival lampu colok tidak digelar. Biasanya setiap bulan Ramadan, tepatnya pada malam 27 Ramadan Pemko Pekanbaru rutin menggelar festival lampu colok.

“Tahun ini tidak ada lagi festival lampu colok, sama dengan tahun kemarin. Anggaran kita tidak ada, keuangan kita kan kecil sekali, jadi tidak ada kita anggarkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru, Hermanius, Minggu (18/6).

Festival lampu colok merupakan iven yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Pekanbaru. Festival ini menampilkan ribuan lampu colok ditampilkan dalam even ini. Susunan lampu colok tersebut disajikan membentuk beragam pola. Seperti perahu lancang kuning, jembatan dan masjid. Namun sayang tahun ini festival yang melibatkan peserta dari seluruh kecamatan di Pekanbaru tidak bisa lagi dinikmati oleh masyarakat Pekanbaru.

“Untuk melestarikan budaya ini, keterlibatan camat lurah bahkan RT RW dan seluruh masyarakat Pekanbaru sangat dibutuhkan. Jadi tidak harus mengandalkan pemerintah kota saja,”imbuhnya.

Festival lampu colok memang menjadi tradisi masyarakat Pekanbaru. Setiap malam 27 Ramadhan, Pemko Pekanbaru rutin setiap tahunnya menggelar festival ini. Selain untuk memeriahkan malam 27 ramadan, festival lampu colok ini juga memiliki histori tersendiri bagi umat muslim di kota bertuah ini. (*)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below