• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Pencegahan Covid-19, Forikan Siak Ajak Ibu Hamil Konsumsi Ikan

08/07/2020
Share on FacebookShare on Twitter

SIAK – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Siak terus mendukung pemerintah melalui kampanye Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemar Ikan) untuk mencegah stunting dan meningkatkan imunitas tubuh sebagai pencegahan dari Covid-19.

Forikan juga menggelar kegiatan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan lokal bagi ibu hamil serta masyarakat. Kegiatan ini bekerja sama dengan PT Bumi Siak Pusako (BSP) untuk 14 Kecamatan di Siak.

Ketua Forikan Kabupaten Siak, Rasidah Alfedri mengatakan pelatihan itu bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah ikan lokal demi pemenuhan gizi anggota keluarga.

“Pelatihan pertama ini kami turun di kecamatan Kandis dan Minas. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah ikan lokal demi pemenuhan gizi sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, agar terhindar Covid-19,” kata Rasidah saat pelatihan mengolah ikan di Aula Kelurahan Telaga Sam-sam Kecamatan Kandis, Selasa (7/7/2020).

Selain meningkatkan kekebalan tubuh, ia juga berharap dapat memenuhi ketercukupan gizi yang dibutuhkan bagi pertumbuhan anak-anak supaya baik dan berkualitas.

Dalam pelatihan, istri Bupati Siak itu sempat membawa langsung koki yang bekerja disalah satu resto di Siak asal Gresik, Jawa Timur, Fitra Nugraha.

Fitra Nugraha sebagai koki pada pelatihan mengolah makanan berbahan ikan itu mengatakan, tingkat kecerdasan dan etos kerja yang tinggi pada masyarakat Jepang dipengaruhi dengan banyak mongonsumsi ikan.

Kemudian kata dia, dalam mengolah ikan agar tidak terlalu matang khususnya digoreng atau direbus, karena akan mengurangi kualitas kandungan gizi dan mineral dalam ikan itu. Meski demikian, ia tidak menyarankan mengonsumsi makanan atau memasak masih dalam kondisi mentah.

“Masak ikan baik itu digoreng maupun direbus jangan sampai terlalu lama atau terlalu matang karena itu bisa menghilangkan kandungan gizinya,” kata Fitra.

Chef asal Gresik itu menambahkan, jika ingin mengganti penyedap masakan, bisa menggunakan udang ebi kering yang sudah dijadikan bubuk dan minyak wijen bisa menghilangkan bau amis pada ikan.

Dikesempatan itu, menu ikan yang diolah oleh chef Fitra saat pelatihan adalah Tuna steak sambal mata dan Dim Dum Hakaw ikan Tenggiri.(adv)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version