• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Pelaku Penusukan Massal Di Sydney Disebut Targetkan Perempuan

18/04/2024
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Kepolisian Australia menyebut aksi penusukan massal di pusat perbelanjaan di pinggir Pantai Bondi, Sydney, menargetkan perempuan. Setidaknya ada belasan orang yang menjadi korban.

Pelaku menusuk enam orang di Mal Westfield Bondi Junction, dan lima di antaranya meninggal dunia. Selain itu 12 orang yang terluka merupakan perempuan.

“Bagi saya sudah jelas bagi para detektif bahwa pelaku fokus pada perempuan dan menghindari laki-laki,” kata Komisaris Polisi Negara Bagian New South Wales, Krawan Webb mengutip Reuters, Senin (15/4/2024).

“Video-video itu berbicara sendiri bukan? Hal ini tentu saja menjadi pertanyaan bagi kami,” sambungnya.

Selain itu para saksi juga menjelaskan bagaimana cara pelaku melakukan penyerangan. Joel Cauchi (40) yang mengenakan celana pendek dan seragam liga rugbi nasional Australia berlari melintasi mal dengan membawa pisau. Saat mengamuk, Cauchi dihadapi langsung oleh Inspektur Amy Scott seorang diri.

Selain itu polisi juga mengatakan Cauchi pernah mengalami masalah kesehatan mental dan tidak ada indikasi ideologi yang menjadi motifnya.

Perdana Menteri Anthony Albanese juga sempat ditanya oleh ABC Radio apakah serangan itu memiliki motif kepada gender.

“Gender breakdown memang mengkhawatirkan,” responnya.

Menurut Komunitas Muslim Ahmadiyah Australia, laki-laki yang tewas dalam serangan itu adalah seorang penjaga keamanan mal berusaha 30 tahun Faraz Tahir, yang tiba di Australia tahun lalu sebagai pengungsi dari Pakistan.

Nantinya pemerintah New South Wales menyatakan akan memberikan dana sebesar AUD 18 Juta untuk penyelidikan koroner independen atas serangan itu.

Selain itu Kepala Negara bagian New South Wales Chris Minns mengesampingkan perubahan peraturan yang mengizinkan penjaga keamanan swasta untuk membawa senjata api.

Hingga saat ini ribuan bunga dan karangan bunga diletakan di luar mal oleh para warga Sydney yang berduka. Bendera setengah tiang juga dikibarkan di banyak rumah termasuk di Gedung Parlemen dan Harbour Bridge Sydney.***

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version