• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Agar Terhindar dari Beras Plastik Berikut Pesan Mentan

21/05/2015
Share on FacebookShare on Twitter
foto/int
foto/int

Ekonomipos.com Jakarta – Pernyataan Menteri Pertanian Amran Sulaiman  tentang beras plastik yang beredar di pasar‎ merupakan produk beras yang belum jelas darimana asalnya. Hingga saat ini, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menelusuri dari mana asal beras  dan meneliti kandungan plastik tersebut.

“Belum jelas dari mana dan baru ditelusuri termasuk dicek juga di laboriatrium, jadi apa sih sebenarnya isinya itu. Apakah plastik atau apa, tunggu saja (hasil penelitian) dari Mendag,” ujar Amran di Istana Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015).

‎Ekonomipos.com, Menteri Pertanian Amran mengatakan pihaknya tidak mau menduga-duga mengenai ‎asal beras tersebut, termasuk mengenai rumor yang menyebut kalau makanan pokok warga negara di wilayah Asia itu berasal dari Singapura atau Tiongkok.

“‎Belum, kita tunggu hasilnya nanti. Ini kan baru pengecekan, tadi kami sama-sama Mendag. Itu kalau impor kan di Perdagangan, sedangkan rekomendasinya di Pertanian,” kata dia.

Untuk memastikan adanya peredaran beras tersebut, Amran mengaku telah melakukan sidak ke beberapa pasar. Namun menurutnya, beras plastik yang dimaksud tidak ditemukan. Kendati demikian, pihaknya akan tetap melakukan pengecekan berdasarkan sampel yang telah didapat.

“Jadi ya kita pesan saya mencintai produksi dalam negeri, kalau dari petani sudah pasti hasilnya tidak diragukan lagi. kalau beras dari dalam negeri. Makanya cintailah beras kita sendiri,” kata dia.

Untuk membedakan beras plastik atau bukan, menurut Amran dapat dibedakan dari kemasan pada beras tersebut. Ia mengatakan, bila beras tersebut berasal dari produksi dalam negeri, maka kualitas dan keasliannya tidak perlu diragukan lagi.

“Ya paling mudah beli beras lokal. Selesai. Pasti, kalau beras lokal pasti. ‎Untuk bedakannya kan ada kemasannnya. biasanya kan ada kemasannya, ini impor dan ini bukan. Kalau yang eceran, biasanya di belakangnya ada, tadi saya beli ada kemasan di belakang, ecerannya kan di depan. Penjualnya juga tahu,” ujarnya. (Luqman/Ndw/Liputan6.com)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version