• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Badai Salju Ekstrem Lumpuhkan Transportasi AS, Lebih dari 8.000 Penerbangan Dibatalkan

24/01/2026
Share on FacebookShare on Twitter

Gelombang badai salju ekstrem melanda sejumlah wilayah di Amerika Serikat, menyebabkan gangguan besar pada sistem transportasi udara. Otoritas penerbangan mencatat lebih dari 8.000 penerbangan dibatalkan dalam dua hari terakhir akibat cuaca buruk yang membawa salju tebal, angin kencang, dan suhu beku.

Badai musim dingin ini menghantam kawasan Midwest, Timur Laut, hingga sebagian wilayah Selatan AS. Kondisi cuaca ekstrem membuat bandara-bandara utama terpaksa menutup sementara landasan pacu demi keselamatan penerbangan.

Sejumlah bandara sibuk seperti Chicago, New York, Boston, dan Detroit menjadi titik paling terdampak. Ribuan penerbangan domestik maupun internasional dibatalkan, sementara ratusan lainnya mengalami penundaan panjang.

Maskapai penerbangan memilih membatalkan jadwal demi menghindari risiko kecelakaan, mengingat jarak pandang terbatas serta lapisan es tebal di landasan dan badan pesawat.

Akibat pembatalan massal tersebut, jutaan penumpang harus menunda perjalanan. Banyak penumpang terpaksa bermalam di bandara atau mencari alternatif transportasi darat yang juga terganggu oleh salju dan es.

Otoritas bandara mengimbau penumpang untuk memeriksa status penerbangan secara berkala dan tidak datang ke bandara tanpa konfirmasi terbaru dari maskapai.

Selain penerbangan, badai salju juga memicu penutupan jalan raya, kecelakaan lalu lintas, serta pemadaman listrik di sejumlah negara bagian. Ribuan rumah dilaporkan kehilangan pasokan listrik akibat pohon tumbang dan jaringan listrik yang rusak diterpa angin kencang.

Pemerintah setempat menetapkan status darurat di beberapa wilayah guna mempercepat proses penanganan dan pengerahan bantuan.

Badan meteorologi AS memperingatkan bahwa badai belum sepenuhnya mereda. Beberapa wilayah masih berpotensi mengalami hujan salju lanjutan dan suhu ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat diminta membatasi aktivitas luar ruangan, mempersiapkan kebutuhan darurat, serta mengikuti arahan otoritas demi menghindari risiko keselamatan.

Menanggapi kondisi ini, sejumlah maskapai memberlakukan kebijakan penjadwalan ulang gratis dan penghapusan biaya perubahan tiket. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban penumpang yang terdampak cuaca ekstrem.

Badai salju kali ini menjadi salah satu yang terparah pada musim dingin tahun ini, sekaligus menegaskan betapa rentannya sistem transportasi terhadap cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version