• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Pentingnya Rutin Konsumsi Yogurt, Cegah Kanker Usus Besar

21/06/2019
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM – Konsumsi yogurt berpotensi mengurangi risiko kanker kolorektal yang disebabkan mikrobioma usus. Demikian hasil studi dalam jurnal The BMJ.

Seperti dilansir Medical News Today, peneliti dari the Harvard T.H. Chan School of Public Health di Boston, Amerika Serikat, menganalisis informasi tentang diet dan pembentukan adenoma pada 32.606 pria dan 55.743 wanita untuk mendapatkan kesimpulan itu. Semua peserta sepakat untuk menjalani endoskopi usus pada 1986–2012 untuk mendeteksi adanya pertumbuhan abnormal di bagian bawah usus.

Mereka juga memberikan informasi mengenai gaya hidup dan kebiasaan diet setiap empat tahun sekali, termasuk konsumsi yogurt. Sepanjang periode penelitian, para peneliti mendokumentasikan perkembangan 5.811 adenoma di antara pria dan 8.116 adenoma di antara wanita. Hasilnya, pria yang mengonsumsi dua atau lebih yogurt per minggu memiliki risiko 19 persen lebih rendah terkena pertumbuhan prakanker di usus (adenoma konvensional) dibandingkan dengan pria yang tidak mengonsumsi yogurt sama sekali.

Selain itu, pria yang makan dua atau lebih porsi yogurt per minggu berisiko 26 persen lebih rendah terkena pertumbuhan abnormal yang berpotensi menjadi tumor ganas di usus besar. Ada beberapa teori yang bisa menjelaskan alasan yogurt membantu mencegah pembentukan pertumbuhan abnormal di usus. Salah satunya bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam yogurt yang mengurangi kadar karsinogen.

“Hubungan yang lebih kuat antara asupan yogurt dan usus besar versus adenoma mungkin sebagian disebabkan pH lebih rendah di usus besar yang lebih ramah untuk probiotik,” kata peneliti.

Selain itu, ada juga hubungan konsumsi yogurt dengan tingkat peradangan yang lebih rendah. “Yogurt juga dapat mengurangi risiko adenoma karena ada efek anti-inflamasi pada mukosa usus besar dan memperbaiki disfungsi penghalang usus,” ujar peneliti.(EPC/Tempo co)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version