• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Master Plan Pariwisata Berkelanjutan untuk Raja Ampat Pasca Ribut-ribut Izin Tambang

11/06/2025
Wisata alam Raja Ampat di Papua Barat | Foto: Dannioo.

Wisata alam Raja Ampat di Papua Barat | Foto: Dannioo.

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah tengah menyusun rencana induk (master plan) pembangunan pariwisata berkelanjutan di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya,  menyusul kerusakan ekosistem hutan akibat aktivitas pertambangan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pemulihan lingkungan sekaligus upaya menjadikan Raja Ampat sebagai destinasi unggulan dunia yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan.

Kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, pihaknya telah mengusulkan pembentukan tim lintas kementerian untuk merancang master plan terpadu. Tujuannya, menjadikan Raja Ampat sebagai destinasi berkualitas tinggi dengan pendekatan ekologi, sosial budaya, dan skala ekonomi yang saling terintegrasi.

“Kami mengusulkan pembentukan tim lintas kementerian untuk menyusun master plan terpadu Raja Ampat yang berorientasi pada pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, 10 Juni 2025.

Menurut Widiyanti, Raja Ampat merupakan salah satu destinasi prioritas nasional yang juga telah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark, sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk melindunginya.

Ia pun mengapresiasi langkah tegas yang telah dilakukan Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan dalam mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan tersebut.

“Kami menyambut baik langkah pengawasan dan evaluasi yang telah dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan tambang yang merusak lingkungan,” tegasnya.

Widiyanti menekankan bahwa membangun sektor pariwisata di Raja Ampat bukan hanya sekadar mendatangkan wisatawan, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat lokal.

“Pembangunan pariwisata harus melindungi alam dan manusia di dalamnya, baik hari ini maupun di masa depan,” katanya.

Raja Ampat dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia, namun belakangan mendapat sorotan karena dampak eksploitasi tambang. Pemerintah berharap, melalui penyusunan master plan ini, potensi wisata Raja Ampat bisa dikembangkan tanpa mengorbankan kelestarian alam dan budaya lokal.***

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version