Ekonomipos.com – Demam batu akik masih melanda sebagian orang Indonesia. Cukup banyak orang yang berburu akik untuk dijadikan koleksi. Bukan hanya merogoh kocek yang tidak sedikit, mereka juga rela bepergian jauh untuk mendapatkan batu akik incarannya.
Kebanyakan akik yang ada saat ini adalah akik dengan satu warna saja. Beda dengan batu akik asal Australia ini yang memiliki warna lebih dari satu dan diberi nama ‘Virgin Rainbow’ yang sering disebut sebagai akik terbaik di dunia.
Batu akik ini pertama ditemukan oleh seorang penambang di Coober Pedy, Australia, John Dunstan pada tahun 2003. Bentuknya yang panjang dan memiliki banyak warna menjadi incaran pecinta akik. Hanya saja batu ini masih disimpan di museum Adelaide dan akan dipamerkan pada bulan September mendatang.
Selain warnanya yang unik, batu ini juga punya keistimewaan, yakni terbentuk secara alami dalam kurun waktu yang sangat lama. “Butuh waktu jutaan tahun untuk membentuk batu akik ini, kala itu zamannya dinosaurus masih berkeliaran di bumi dan Australia masih menjadi lautan,” jelas Brian Oldman, kepala museum.
Tetapi bagi yang ingin memilikinya harus berani mengeluarkan kocek yang sangat dalam yakni sekitar Rp 10 milyar.
(TheTelegraph)



