• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 10, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Produksi Jagung 2017 Diyakini 3,5 Juta Ton

19/09/2016
Petani memanen jagung di Buluspesantren, Kebumen, Jateng, Kamis (25/6). Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian mengungkapkan produksi jagung nasional rawan terkena dampak potensi El Nino atau gelombang panas yang berlangsung pada Juni hingga November 2015. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

Petani memanen jagung di Buluspesantren, Kebumen, Jateng, Kamis (25/6). Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian mengungkapkan produksi jagung nasional rawan terkena dampak potensi El Nino atau gelombang panas yang berlangsung pada Juni hingga November 2015. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi jagung pada puncak panen raya 2017 mencapai 3,5 juta ton dan produksi tersebut akan diserap oleh Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) sehingga Indonesia tidak lagi mengimpor jagung.

“Tahap pertama dimulai dengan mengembangkan jagung seluas 724 ribu hektare tersebar di 29 provinsi dengan target produksi 3,5 juta ton jagung kering pipil,” kata Menteri Amran di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Senin (19/9/2016).

Amran mengatakan sebelumnya Indonesia masih mengimpor 3,6 juta ton jagung dengan luas lahan yang dibutuhkan 700 ribu hektare.

Guna meningkatkan produksi, mengendalikan impor serta mendorong ekspor jagung, Kementerian Pertanian pun menyiapkan anggaran untuk pengembangan lahan jagung seluas 1 juta hektare, namun untuk tahap pertama seluas 724 ribu hektare dengan didukung kemitraan antara industri pakan ternak dengan petani jagung.

Pola kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MOU) antara Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) dengan 29 kepala dinas pertanian provinsi yang akan memfasilitasi sarana dan memberdayakan petani guna meningkatkan produksi jagung serta menerbitkan harga acuan pembelian jagung di tingkat petani dan harga di tingkat konsumen.

“Sekarang kita sudah sepakat membagi wilayah kemudian 41 perusahaan (makanan ternak) dan kepala dinas berkomitmen. Katakanlah satu perusahaan butuh jagung 200 ribu ton setiap tahun, berarti kita tentukan kelompok taninya siapa, gabungan kelompok taninya, kemudian Kementan mendukung dengan memberikan bantuan infrastruktur,” ujar Amran.

Amran menjelaskan kondisi tata niaga jagung masih dirasakan belum efisien karena rantai pasok terlalu panjang dan hasil jagung petani sebagian besar (86 persen) masih dijual ke pedagang.

Hal ini berakibat profit margin yang dinikmati 20,3 juta petani jagung sekitar Rp23 triliun sangat kecil dibandingkan profit marjin yang dinikmati 1.700 “middleman” sebesar Rp41,3 triliun sehingga diperlukan intervensi pemerintah menangani tata niaga jagung.

Untuk kebijakan jangka menengah dan panjang, Kementan juga mendorong investasi pada lahan hutan 500 ribu ha dan lahan Perhutani 265 ribu ha serta memberi kemudahan bagi industri membangun agribisnis jagung skala luas.

Selain itu, Mentan juga menaikkan anggaran jagung hingga 10 kali lipat, yakni pada 2014 anggaran jagung hanya Rp100 miliar, kemudian 2015 ditingkatkan menjadi Rp1,2 triliun dan pada tahun ini ditingkatkan lagi menjadi Rp2,1 triliun.

 

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Berita

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

09/10/2026
Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas
Berita

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

09/10/2026
Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version