• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 10, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

BPPT Gandeng Australia Bangun Sistem Kesehatan Online

23/09/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi bakal menggandeng perusahaan asal Australia, PNORS, untuk membangun sistem informasi berbasis online bagi fasilitas kesehatan guna membuat sistem yang transparan.

Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, dan Material Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan institusinya menggandeng PNORS Technology Group asal Australia dalam mengembangkan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan untuk memenuhi kebutuhan obat melalui portal business to business.

“Australia sudah menyediakan modelnya dari pelayanan e-health itu. Nanti teknologi ini dapat digunakan oleh industri pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, pemerintah daerah, dan industri farmasi yang akan masuk ke dalam sistem cloud,” ujarnya, Kamis (22/9).

Sistem informasi tersebut berguna agar puskesmas di daerah terintegrasi sehingga Kementerian Kesehatan juga memiliki akses dan mengantisipasi kelangkaan obat.

Sebenarnya BPPT telah mengembangkan hal yang sama, tetapi masih dalam skala kecil dan baru bisa digunakan oleh beberapa puskesmas di daerah seperti di Bogor dan Tangerang.

“Kalau obatnya kadaluarsa bisa langsung direspon oleh pusat untuk mengirim obat ke daerah tersebut supaya 9.000 puskesmas menyatu mendukung key perfomance indicator bagi Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Proyek ini, lanjutnya, akan diawali dengan pilot project yang dilakukan pada lima puskesmas di daerah yang infrastrukturnya sudah baik, seperti Tangerang Selatan.

Dia optimistis dengan diterapkannya e-health akan mengantisipasi munculnya obat palsu karena sistem elektornik membuat semua pihak berperilaku transparan untuk mengikuti lelang pada saat pengadaan obat dan alat kesehatan.

“Persoalannya mau atau tidak,” tambahnya.

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Berita

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

09/10/2026
Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas
Berita

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

09/10/2026
Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version