• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Inilah 4 Tips Sederhana Memilih Portofolio Investasi Saham Ideal

23/01/2015
Share on FacebookShare on Twitter
Inilah 4 Tips Sederhana Memilih Portofolio Investasi Saham Ideal
Inilah 4 Tips Sederhana Memilih Portofolio Investasi Saham Ideal

EkonomiPos.com, Jakarta  -Investasi di pasar modal perlu kecermatan dalam memilih portfolio saham-saham yang dapat memberikan keuntungan bagi investor. Bagaimana cara pemilihan paling ideal?

Yuganur Wijanarko, Senior Research PT HD Capital Tbk., seperti dikutip Bisnis.com dalam laman resminya menyebutkan berdasarkan riset yang dilakukan, dia menemukan empat tips sederhana dalam memilih saham apa yang dapat dimasukkan ke dalam portfolio.

Berikut 4 tips sederhana memilih portfolio saham ideal:

1. Return on Equity (ROE): Diatas bunga kredit bank
Sebaiknya memilih saham yang memiliki tingkat pengembalian ekuitas (ROE) diatas biaya untuk meminjam dari bank untuk melakukan usaha. Contohnya bila bunga kredit dari bank 11%, maka ROE saham yang dipilih harusnya lebih tinggi dari itu.

Fund Manager mengambil langkah yang lebih kompleks, yaitu mencari ROE saham yang lebih tinggi dari ROE emiten yang ada di pasar modal dan dalam indeks harga saham gabungan (IHSG).

2. Debt to Equity Ratio (ROE): Dibawah 2 kali
Meniru cara investasi saham ala Syariah Islam yang tidak memiliki emiten dengan utang tinggi atau rasio utang terhadap ekuitas datas 2x, juga bisa mengurangi risiko investasi.

Akan tetapi, seiring dengan keadaan dunia saham yang berubah, bila emiten terlihat akan melakukan aksi korporasi yang jelas untuk mengurangi utang, bisa dilakukan pengecualian.

3. Positive Earnings (carilah perusahaan untung)
Sebaiknya memilih emiten dengan pertumbuhan laba positif dan menjauhi perusahaan yang rugi atau perusahaan yang memiliki earnings negatif.

4. Kapitalisasi besar & liquid (sering diperdagangkan)
Saham-saham yang bisa dipilih misalnya emiten yang tergolong LQ45, atau saham-saham aktif dan bukan merupakan saham tidur. Saham-saham emiten berkapitalisasi pasar besar atau blue chip biasanya direkomendasikan.(Bertuahpos.com)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version