• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 10, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Blok Akun Aktivis Palestina, Facebook Dituding Dukung Penjajahan Israel

27/09/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Tindakan media sosial Facebook yang memblokir beberapa akun pribadi milik wartawan dan aktivis Palestina dianggap sebagai upaya mendukung penjajahan Israel atas Palestina.

Hal itu diungkapkan Direktur Pusat Kemerdekaan dan Pengembangan Media Palestina (MADA), Musa Rimawi sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Selasa (27/9/2016).

“Israel tidak ingin kisah warga Palestina, tentang pelanggaran yang mereka alami di wilayah pendudukan, diketahui oleh khalayak di seluruh dunia,” ujar Musa.

Tudingan itu dilayangkan, karena Facebook sejak Jumat (23/9/2016) menutup beberapa akun yang dinilai melanggar syarat dan ketentuan pengguna media sosial asal Amerika Serikat tersebut.

Laman Facebook milik empat editor Shehab News Agency, yang memiliki lebih dari 6,3 juta “Like” dan akun milik tiga eksekutif media Quds News Network, yang punya 5,1 juta “Like”, dilaporkan tak bisa diakses. Pasalnya, media-media tersebut meliput peristiwa di area Palestina yang diduduki Israel.

Menurut Rimah Mubarak, Direktur Shehab yang berpusat di Jalur Gaza, sensor dari Facebook itu sudah yang keempat kalinya dilakukan selama 2016.

“Pernah sekali ditutup dan diaktifkan kembali setelah sepekan. Laman-laman itu ditutup permanen, sehingga kami harus membuat laman baru,” kata Mubarak.

“Kami menghubungi Facebook, tetapi tak pernah dibalas. Kejadian seperti ini menimpa banyak laman dan media berita di Gaza,” ujarnya.

Facebook kemudian mengakui kesalahannya dan mengaktifkan kembali semua laman yang dimatikan, kecuali satu akun milik seorang editor Shehab.

“Kami ingin semua orang merasa aman saat menggunakan Facebook, dan karena itu kami membuat seperangkat aturan, yang isinya menegaskan, bahwa kami tak menyediakan tempat untuk teroris atau konten yang mempromosikan terorisme di dalam Facebook,” kata juru bicara Facebook.

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Berita

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

09/10/2026
Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas
Berita

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

09/10/2026
Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version