• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 10, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Konten Lokal PLTU Butuh Komitmen Produsen Listrik Swasta

30/09/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Produsen peralatan listrik menyatakan subtitusi impor peralatan listrik sulit tercapai jika produsen listrik swasta enggan menggunakan komponen lokal.

Ketua Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI) Karnadi Kuistono mengatakan industri peralatan listrik dalam negeri sudah bisa memproduksi komponen penunjang dalam pembangunan pembangkit listrik skala besar.

Kualitas produk transformer hingga panel listrik buatan domestik terjamin karena sudah digunakan oleh pembangkit listrik yang pembangunannya didanai oleh PT PLN (Persero).

Namun, komponen produksi lokal tidak dilirik oleh pelaksana proyek pembangkit listrik yang didanai swasta padahal kandungan lokal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diatur oleh Peraturan Menteri no. 54/2012.

“Generator dan turbin memang produsen lokal belum kuasai, tetapi untuk panel listrik dan komponen penunjang lain harusnya bisa pakai produk dalam negeri. Harusnya di PLTU besar TKDN bisa 15%,” kata Karnadi kepada Bisnis pada Kamis (29/9/2016).

Permenperin no. 54.2012 menetapkan besaran TKDN yang berbeda sesuai dengan kapasitas PLTU. TKDN paling besar ditetapkan bagi PLTU berkapasitas 15 MW yaitu 70,79% dan paling rendah bagi PLTU dengan kapasitas lebih dari 600 MW sebesar 38,21%.

Kementerian Perindustrian menargetkan konten lokal PLTU berkapasitas kurang dari 100 MW yang saat ini baru sekitar 30% bisa naik hingga 50% pada 2017.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan target TKDN untuk menarik investasi di sektor industri manufaktur peralatan listrik.

Dia menilai produsen domestik seharusnya sudah bisa memproduksi komponen peralatan listrik berjenis struktur baja, termasuk boiler, untuk menggantikan produk impor.

“Struktur baja harusnya kita bisa bikin, dibangun di Indonesia. Turbinnya baru diimpor, hingga lokal konten bisa tinggi,” kata Putu.

 

(Bisnis)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Berita

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

09/10/2026
Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas
Berita

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

09/10/2026
Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version