• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Kemenhub: Studi Kelayakan KA Semicepat Jakarta-Surabaya Rampung 6 Bulan

04/11/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Kementerian Perhubungan bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi menargetkan dalam enam bulan menyelesaikan studi kelayakan atau feasibilities studies untuk pembangunan Kereta Api Jakarta-Surabaya.

Agus Santoso, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) menyatakan pihaknya merancang target studi kelayakkan kecepatan kereta hingga 150 kilometer per jam. Pasalnya, bantalan jalur kereta api semi cepat lintas Jakarta-Surabaya perlu diperkuat dan rampung dalam waktu singkat.

“Kami sedang menyusun FS [feasibilities studies] dengan BPPT dan hasilnya akan segera keluar, targetnya kalau FS dalam waktu enam bulan ini,” tutur Agus di Gedung BPPT, Jumat (4/11/2016).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan BPPT akan membuat studi kelayakkan revitalisasi jalur utara Pulau Jawa lintas Jakarta-Surabaya. Alasannya, karena BPPT memiliki laboratorium, tenaga ahli, dan pengalaman guna melakukan kajian agar kecepatan kereta Jakarta-Surabaya bisa meningkat.

Dia menambahkan pihaknya berharap studi kelayakan dapat selesai dalam waktu enam bulan. Dengan begitu, kereta dengan kecepatan hingga 150 kilometer per jam tersebut dapat beroperasi pada 2019.

Nantinya, hasil studi kelayakan revitalisasi jalur utara Pulau Utara lintas Jakarta-Surabaya tersebut, dia menuturkan, nantinya akan diberikan kepada investor.

Untuk membiayai proyek ini, pemerintah masih membuka peluanh negara-negara seperti Jepang, China, Rusia, dan Prancis dapat menjadi investor untuk merevitalisasi jalur tersebut. Menurut Menhub Budi, negara-negara tersebut masih memiliki ketertarikan untuk menanamkan modalnya guna merevitalisasi jalur KA Jakarta-Surabaya.

Kepala BPPT Unggul Priyanto juga mengatakan BPPT mengusahakan tidak akan banyak melakukan pergantian terkait dengan revitalisasi jalur tersebut. Dia pun optimistis revitalisasi tersebut tidak akan membutuhkan waktu lama.

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version