• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Curah Hujan Tinggi, Tomat Petani Temanggung Membusuk

29/11/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),TEMANGGUNG – Curah hujan yang tinggi berdampak pada hasil panen petani tomat.

Sejumlah petani tomat di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terancam merugi akibat buah tomat tanamannya membusuk karena tingginya curah hujan akhir-akhir ini.

Petani tomat di Desa Gandurejo, Bulu, Rumadi di Temanggung, Selasa (29/11/2016), mengatakan, buah tomat yang sudah siap panen dan mulai memerah justru membusuk kemudian rontok dari pohonnya.

“Tingginya curah hujan akhir-akhir ini mengakibatkan tomat buah di pohon busuk. Saya sudah mencoba obat-obatan tapi tidak membuahkan hasil, kalau disebabkan cuaca memang sulit dicegah,” katanya.

Ia menuturkan harga tomat di pasaran sekarang lumayan baik, antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram.

Petani yang lain, Hasan warga Desa Danupayan mengatakan tingginya curah hujan memunculkan jamur dan ulat. Jamur membuat tomat membusuk, sedangkan ulat membuat buah tomat berlubang termasuk yang masih hijau, maka tidak laku dijual.

“Upaya penyemprotan dengan pestisida juga tidak membuahkan hasil,” katanya.

Ia mengatakan buruknya cuaca akhir-akhir ini mempengaruhi tanaman pertanian. Meskipun telah berupaya maksimal memelihara dan mengatasi hama penyakit dengan pestisida tetapi tanaman tomat di lahannya seluas 3.000 meter persegi hasilnya tidak maksimal.

Dituturkan, cuaca cukup ekstrem sehingga buah busuk dan pertumbuhannya tidak maksimal. Bahkan bunga dan buah tomat yang masih kecil pun ikut rontok.

Ia menyebutkan dari 2.000 tanaman tomat, pihaknya memperkirakan hanya akan dapat 1,5 kuintal saja, padahal kalau bagus bisa dapat sampai dua ton dengan panen 15 kali petik.

“Harga tomat di pasaran yang cukup tinggi saat ini dapat membantu petani jika ingin menanam lagi besok,” katanya.

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version