• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 17, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

PDC Kembangkan Teknologi Dual Fuel untuk Alat Berat, Bidik Efisiensi dan Pengurangan Emisi

25/06/2026
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM, JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus mengembangkan inovasi operasional melalui penerapan teknologi dual fuel system pada alat berat sebagai bagian dari strategi meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi di sektor jasa penunjang energi.

Sebagai tahap awal, PDC akan melakukan uji coba teknologi tersebut pada dua unit alat berat selama satu bulan pada 2026. Proyek percontohan ini menjadi langkah awal perusahaan untuk mengukur keandalan sistem sebelum implementasi dilakukan secara lebih luas.

Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, mengatakan pengembangan teknologi dual fuel merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menghadirkan solusi operasional yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan di tengah meningkatnya tantangan industri energi.

“Efisiensi operasional menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Melalui uji coba dual fuel system, kami ingin mengukur sejauh mana teknologi ini mampu menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengurangi keandalan maupun performa alat berat dalam mendukung kegiatan operasional,” ujar Agam di Jakarta.

Teknologi dual fuel system bekerja dengan mengombinasikan penggunaan solar dan Compressed Natural Gas (CNG) melalui perangkat converter kit yang menginjeksikan gas ke ruang bakar secara terkontrol.

Berdasarkan hasil pengujian awal, sistem tersebut berpotensi menurunkan konsumsi solar hingga 40 persen per unit tanpa mengurangi torsi yang dibutuhkan alat berat saat beroperasi.

Tahap awal implementasi difokuskan pada unit trailer dan excavator yang memiliki tingkat risiko operasional relatif lebih rendah. Selama masa uji coba, perusahaan akan melakukan pemantauan menyeluruh terhadap aspek keselamatan, keandalan sistem, serta performa operasional sebagai dasar evaluasi untuk pengembangan berikutnya.

Apabila proyek percontohan menunjukkan hasil yang optimal, PDC menargetkan implementasi teknologi dual fuel terhadap unit lain akan dilakukan secara bertahap untuk mendukung berbagai proyek energi dan infrastruktur.

Menurut Agam, pengembangan teknologi ini tidak hanya berpotensi meningkatkan efisiensi biaya operasional, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan gas domestik yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.

“Selain meningkatkan efisiensi operasional, kami melihat teknologi ini memiliki potensi mendukung optimalisasi pemanfaatan sumber daya gas nasional. Ke depan, pengembangan ekosistem CNG di sektor industri diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan, tetapi juga mendukung agenda transisi energi yang tengah didorong pemerintah,” katanya.

Melalui pengembangan teknologi dual fuel, PDC terus memperkuat transformasi operasional yang berorientasi pada efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan. Inisiatif tersebut diharapkan dapat menghadirkan model operasional alat berat yang lebih hemat energi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi industri jasa penunjang energi di Indonesia.

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan
Berita

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

16/10/2026
PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan
Berita

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

15/10/2026
Provinsi Riau Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 15 Oktober 2026, Bebas Denda Pajak hingga Diskon 40% Pajak Angkutan Barang
Berita

Provinsi Riau Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 15 Oktober 2026, Bebas Denda Pajak hingga Diskon 40% Pajak Angkutan Barang

15/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version