Ribuan Reklame di Pekanbaru Langgar Aturan

by

EKONOMIPOS.COM (EPC), PEKANBARU – Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengakui banyak reklame yang melanggar aturan. Reklame tersebut diduga menyalahi Peraturan Walikota (Perwako) No.24 tahun 2013 tentang perencanaan teknis bangunan reklame, bagian kedua tentang penempatan bangunan reklame.

Bahkan pihaknya sudah melakukan pendataan dimana saja reklame yang menyalahi aturan tersebut. Zulfahmi mencontohkan, seperti yang ada di Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Arifin Ahmad, Jalan HR Subrantas dan diberbagai ruas jalan lainnya. Ada beberapa reklame yang dipasang di depan toko yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Jumlahnya ada ribuan yang belum dipotong, termasuk tiang reklame yang nempel didepan toko,” kata Zulfahmi, Rabu (04/10/2017).

Meski demikian Satpol PP sejauh ini belum bisa menertibkan seluruhnya. Pihaknya berasalan keterbatadan anggaran, personil dan peralatan menjadi kenapa reklame ilegal tersebut belum dilakukan eksekusi.

“Tidak bisa kita tertibkan semuan, karena keterbatasan anggaran. Memang kalau ingin kota kita indah seperti di negara Singapura, itu memang harus dipotong reklame yang sembrawut itu,” ujar Zulfahmi.

Terkait sembrawutnya reklame di Pekanbaru, Zulfahmi mau disalahkan sendiri, menurut dia tugas untuk melakukan penataan ada di dinas terkait yang memberikan izin.

“Seharusnya saat pemilik reklame itu mengurus izin diberikan pemahaman, dimana saja lokasi yang boleh dan dimana yang dilarang. Kita ini kan penegak perda, kalau ada yang melanggar akan kita tertibkan,” kata dia. (*)