• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 17, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Ini Sebaran Proyek Kebun Angin Raksasa 1.725 MW di Indonesia

25/09/2018
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM – Potensi angin atau bayu sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia terbilang besar. Hal ini dilihat dari digarapnya 1.725 Mega Watt (MW) atau 1,7 Giga Watt (GW) proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) atau ‘kebun angin’ di berbagai wilayah Indonesia.

Terdapat 24 proyek PLTB di beberapa lokasi potensial yang sedang dilakukan pengembangan oleh para pengembang listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) termasuk PLTB Sidrap 75 MW yang telah diresmikan 2 Juli 2018 lalu.

Selain PLTB Sidrap tersebut, terdapat 23 proyek PLTB lainnya baik yang sedang tahap konstruksi, proses negosiasi untuk Power Purchase Agreement (PPA), Feasibility Study (FS), Pengukuran maupun masih tahap rencana.

“Ada sekitar 1.725 MW proyek PLTB yang dikembangkan. Mulai dari tahap rencana hingga tahap konstruksi seperti PLTB Tolo dan telah beroperasi seperti PLTB Sidrap 75 MW,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangannya, Selasa (25/9/2018).

Lokasi dari berbagai proyek PLTB tersebut antara lain Jeneponto (72 MW) yang sudah kontruksi dan Sukabumi (10 MW) yang dalam tahap negosiasi PPA.

Sementara itu, yang dalam tahap FS, penguruan maupun rencana antara lain Sukabumi (170 MW), Lebak dan Pandeglang (masing-masing 150 MW) di Banten, Tanah Laut (90 MW) di Kalimantan Timur, Jeneponto (175 MW), Sidrap Phase II (75 MW), Sidrap Phase III (200 MW), Selayar (5 MW) di Sulawesi Selatan, Buton (15 MW) di Sulawesi Tenggara, Kupang (2X10 MW), Sumba Timur (3 MW) di Nusa Tenggara Timur serta Ambon (15 MW), Kei Kecil (5 MW), dan Saumlaki (5 MW) di Maluku, Gunung Kidul (10 MW) di Yogyakarta, Belitung Timur (10), Garut (10 MW) dan Timor Tengah Selatan (20 MW) serta Bantul (50 MW).

Lebih lanjut, Agung mengungkapkan ketertarikan para investor swasta menggarap potensi angin sebagai ladang bisnis EBT menandakan semakin kompetitifnya usaha EBT di Indonesia.

“Peningkatan tata kelola seperti penyesuaian regulasi memudahkan investor menanamkan sahamnya di sektor EBT. Kami percaya kondisi ini memudahkan kami menggenjot target bauran energi 23% yang berasal dari EBT pada 2025 mendatang,” jelas Agung.

Pemerintah juga berkomitmen akan mengutamakan pengembangan sumber energi primer yang ada di setiap wilayah.

“Setiap wilayah menggunakan sumber energi primer yang dimiliki. Sulawesi Selatan, misalnya, tak memiliki geothermal, tetapi ada angin dan air,” pungkas Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam berbagai kesempatan. (detikfinance)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan
Berita

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

16/10/2026
PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan
Berita

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

15/10/2026
Provinsi Riau Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 15 Oktober 2026, Bebas Denda Pajak hingga Diskon 40% Pajak Angkutan Barang
Berita

Provinsi Riau Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 15 Oktober 2026, Bebas Denda Pajak hingga Diskon 40% Pajak Angkutan Barang

15/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version