Dua Menteri Sepakati Pembangunan Transportasi Aman

by
Kendaraan pemudik melintas di tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/7). Pada H-4 Lebaran arus mudik di jalur tol Cipali terpantau lancar pada kedua arah. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ed/aww/15.

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka Pameran Transportasi dan Infrastruktur 2016 di SMESCO Convention Center, Jakarta.

Budi menyatakan ihwal sinergi  pembangunan sektor transportasi nasional yang mengedepankan aspek pelayanan dan keselamatan antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR).

“Ke depannya tentu kita mengharapkan bisa semakin terarah, efektif, serta memberikan keamanan, kenyamanan, keselamatan, ketertiban, dan keteraturan secara berkesinambungan pada sektor transportasi nasional,” ungkap Budi, Rabu (14/9/2016).

Dia mengatakan, konektivitas bisa tercapai dengan kerjasama antara pemerintah dan swasta. Oleh sebab itu, ke depannya Kemenhub akan memberikan porsi yang lebih besar bagi swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan sarana dan infrastruktur transportasi.

Kemehub akan menjadi wasit agar ada satu optimasi, sehingga menjadi stimulus meringankan anggaran tanpa mengabaikan target pembangunan. Kolaborasi swasta menjadi stimulus bisa disubstitusi dengan kemanfaatan di masyarakat.

Sementara itu Basuki Hadimuljono menyatakan Pameran Transportasi dan Infrastruktur 2016 merupakan upaya pemerintah mensosialisasikan kepada masyarakat luas tentang infrastruktur transportasi yang aman dan nyaman.

“Kementerian PU PR memiliki sasaran program pembangunan infrastruktur yang akan dicapai periode 2014-2019 untuk mendukung transportasi, antara lain adalah pembangunan 1.000 kilometer jalan tol dan 2.650 kilometer jalan arteri baru untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kesenjangan pertumbuhan antarwilayah,” tuturnya.

 

(Bisnis)