Sekolah Swasta Lebih Siap, Pekanbaru Usulkan 81 Sekolah Pelaksana UNBK

by
Sejumlah siswa tengah mengerjakaan soal - soal Ujian Nasional dengan menggunakan Komputer atau Computer Based Test (CBT) di SMA 3 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/5). Sebanyak lima sekolah menengah atas di Tangerang Selatan melaksanakan Ujian Nasional dengan berbasis Komputer dan akan melaksanakan ujian nasional selama enam hari kedepan. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Rei/pd/15.

EKONOMIPOS.COM (EPC), PEKANBARU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengusulkan sebanyak 81 SMP negeri dan swasta penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018.

“Jumlah sekolah yang akan mengikuti UNBK tahun 2018 ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017,” ujar Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru, Mujailis, Selasa (13/2).

Disdik menargetkan tahun ini sebanyak 81 sekolah SMP negeri dan swasta mengikuti UNBK. Jumlah ini meningkat dratis dibadingkan dengan tahun 2017 lalu hanya berjumlah 25 sekolah.

“Memang sebagian besar itu SMP swasta. Untuk SMP negeri jumlahnya sekitar 23 sekolah. Sisanya SMP swasta,” lanjut dia.

Memang diakuinya SMP swasta jauh lebih banyak yang siap untuk mengikuti UNBK. Sebab sekolah swasta didukung oleh pihak yayasan. Sehingga kemampuan keuangannya cukup mendukung.

Selain itu beberapa yayasan tingkat SMA memang sudah mengikuti UNBK. Sehingga untuk tingkat SMP bisa menumpang di gedung SMA yang masih berada dalam naungan satu yayasan.

“Rata-rata mereka fasilitas lengkap. Makanya mereka lebih banyak yang siap untuk mengikuti UNBK,” imbuhnya.

Pihaknya sejauh ini sudah melakukan survei ke sekolah yang akan melaksanakan UNBK tersebut. Setelah dilakukan survei Dinas Pendidikan kemudian mengusulkan 81 sekolah ke Kementrian Pendidikan untuk didaftarkan sebagai sekolah tempat pelaksanaan UNBK tahun 2018.

“Semuanya sudah kita dafarkan, tinggal menunggu SK penetapannya saja dari kementrian,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya 81 sekolah SMP negeri dan swasta sebagai tempat UNBK tersebut, maka Pekanbaru sudah memenuhi target yang ditetapkan dari Kementerian Pendidikan. Pihak kementrian mensyaratkan minimal 70 persen SMP sederajat melaksanakan ujian nasional sistem UNBK.

“Seluruh sekolah SMP negeri dan swasta di Pekanbaru kan jumlahnya 122. Sekarang sudah ada 81 yang kita usulkan berarti target 70 persen itu sudah bisa kita penuhi,” jelas Mujailis.

Sesuai jadwal UN untuk tingkat SMP akan dilaksanakan pada tanggal 23 April mendatang. Tahun ini, setidak ada 16 ribuan siswa SMP yang akan mengukuti UN. Baik SMP negeri maupu swasta termasuk Mts. (*)