• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Harga CPO Melemah Akibat Ringgit Menguat dan Ekspor Lesu

16/07/2025
Share on FacebookShare on Twitter

HARGA CPO kontrak berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup melemah pada perdagangan, Selasa, 15 Juli 2025. Pelemahan harga terjadi karena aksi ambil untung oleh para pedagang usai reli yang terjadi pada awal pekan.

Menurut Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr Sathia Varqa, para pelaku pasar cenderung mengunci keuntungan setelah harga CPO sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan terakhir pada Senin, 14 Juli 2025.

Selain itu, penguatan tajam nilai tukar ringgit terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga turut menekan pasar. Menurut Varqa, penguatan ringgit membuat harga CPO yang berdenominasi ringgit menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional.

Hal senada disampaikan analis pasar David Ng. Ia mengatakan ekspektasi perlambatan kinerja ekspor turut memberikan tekanan terhadap harga CPO dalam beberapa waktu ke depan.

“CPO turun di bawah RM4.200 per ton karena kekhawatiran terhadap ekspor yang melemah dalam beberapa minggu mendatang,” ujar Ng.

Ng juga menambahkan, level support harga berada di kisaran RM4.100 per ton, sementara resistance di level RM4.300 per ton.

Pada penutupan perdagangan 15 Juli 2925:

  • Kontrak spot bulan Juli tetap stabil di RM4.109 per ton,
  • Kontrak Agustus 2025 turun RM77 menjadi RM4.106 per ton,
  • Kontrak September 2025 turun RM84 menjadi RM4.146 per ton,
  • Kontrak Oktober 2025 melemah RM78 menjadi RM4.163 per ton,
  • Kontrak November 2025 turun RM70 ke level RM4.166 per ton,
  • Kontrak Desember 2025 turun RM63 menjadi RM4.168 per ton.

Volume perdagangan turut meningkat menjadi 128.330 lot dibandingkan 79.930 lot pada hari sebelumnya. Sementara itu, posisi open interest tercatat naik menjadi 231.153 kontrak dari sebelumnya 230.086 kontrak.

Sementara itu, harga CPO fisik untuk kawasan Selatan Malaysia pada Juli juga mengalami penurunan RM70 menjadi RM4.120 per ton.***

— Bernama

Tags: ekonomi bisniskomoditi
Share76Tweet47

Kabar Terkait

Pemerintah Target Ekspor Biodiesel Indonesia ke Uni Eropa Tumbuh 6,7%
Berita Pilihan

Pemerintah Target Ekspor Biodiesel Indonesia ke Uni Eropa Tumbuh 6,7%

29/08/2025
Cadangan Gas Baru di Nunukan
Berita Pilihan

Cadangan Gas Baru di Nunukan

21/08/2025
Rig Merah Putih di Konvensi STI 2025, Dorong Swasembada Energi Nasional
Ekbis

Rig Merah Putih di Konvensi STI 2025, Dorong Swasembada Energi Nasional

08/08/2025
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version