• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Harga CPO Kembali Melemah, Pelaku Pasar Tunggu Data Ekspor

Volume perdagangan tercatat naik menjadi 119.798 lot dari 90.890 lot pada sesi sebelumnya. Sementara itu, posisi open interest meningkat menjadi 232.699 kontrak, dari sebelumnya 231.958 kontrak.

18/07/2025
Harga CPO Kembali Melemah, Pelaku Pasar Tunggu Data Ekspor

Kelapa sawit.

Share on FacebookShare on Twitter

HARGA CPO kontrak berjangka di Bursa Malaysia kembali ditutup melemah pada Rabu, 17 Juli 2025. Penurunan ini seiring sikap hati-hati para pelaku pasar yang tengah menanti data ekspor dan produksi utama yang akan dirilis pekan depan.

Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr. Sathia Varqa, mengatakan bahwa pelaku pasar saat ini cenderung menunggu sinyal pasar terbaru, khususnya data ekspor dan produksi Malaysia untuk periode 1 hingga 20 Juli.

“Data penting berikutnya adalah estimasi surveyor kargo untuk ekspor dan angka produksi dari Asosiasi Minyak Sawit Malaysia, yang dapat memberikan panduan lebih jelas bagi pasar,” ujarnya, dilansir dari Bernama.

Ia menjelaskan bahwa pasar CPO saat ini terlihat stagnan, terutama untuk kontrak jangka pendek mulai Agustus hingga Desember 2025 yang hanya menunjukkan sedikit pergerakan.

“Setelah dua sesi dengan fluktuasi tajam, pasar terlihat kehilangan arah. Harga sempat bergerak di dua sisi di awal perdagangan, namun akhirnya menetap di zona negatif menjelang penutupan,” imbuhnya.

Pada penutupan perdagangan:

  • Kontrak spot Agustus turun RM20 menjadi RM4.138 per ton
  • Kontrak September 2025 turun RM18 menjadi RM4.180 per ton
  • Kontrak Oktober 2025 turun RM14 menjadi RM4.210 per ton
  • Kontrak November 2025 turun RM16 menjadi RM4.217 per ton
  • Kontrak Desember 2025 turun RM20 menjadi RM4.213 per ton
  • Kontrak Januari 2026 turun RM27 menjadi RM4.205 per ton

Volume perdagangan tercatat naik menjadi 119.798 lot dari 90.890 lot pada sesi sebelumnya. Sementara itu, posisi open interest meningkat menjadi 232.699 kontrak, dari sebelumnya 231.958 kontrak.

Adapun harga CPO fisik untuk pengiriman Juli Selatan tetap stabil di posisi RM4.170 per ton.***

Tags: ekonomi bisnissawit
Share76Tweet48

Kabar Terkait

Pemerintah Target Ekspor Biodiesel Indonesia ke Uni Eropa Tumbuh 6,7%
Berita Pilihan

Pemerintah Target Ekspor Biodiesel Indonesia ke Uni Eropa Tumbuh 6,7%

29/08/2025
Cadangan Gas Baru di Nunukan
Berita Pilihan

Cadangan Gas Baru di Nunukan

21/08/2025
Rig Merah Putih di Konvensi STI 2025, Dorong Swasembada Energi Nasional
Ekbis

Rig Merah Putih di Konvensi STI 2025, Dorong Swasembada Energi Nasional

08/08/2025
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version