Mitsubishi Anggarkan US$200 Juta

by

EKONOMIPOS.COM (EPC) ,Mitsubishi Corporation siap menggelontorkan US$200 juta untuk berinvestasi di sejumlah proyek properti di Indonesia melalui kerja sama dengan sejumlah mitra lokal pada 2017 hingga 2018.

Rencana investasi tersebut setara dengan Rp2,62 triliun dengan kurs Rp13.121 per satu dolar AS dan akan dikendalikan oleh PT Diamond Realty Investment Indonesia , anak perusahaan Mitsubishi Corporation di Indonesia yang khusus bergerak di bidang properti.

Presiden Direktur PT Diamond Realty Investment Indonesia Takashi Ito mengatakan, Mitsubishi telah berbisnis di Indonesia sejak 1919 dalam beragam sektor di berbagai wilayah Tanah Air.

Saat ini, ada sekitar 60 joint venture atau perusahaan patungan antara Mitsubishi dan mitra dalam negeri. Ito menuturkan, Indonesia merupakan salah satu negara paling penting bagi Mitsubishi Corporation sebab memiliki pasar yang sangat potensial untuk beragam sektor bisnis.

Oleh karena itu, Mitsubishi tidak ragu untuk berinvestasi dalam skala besar. Di lini bisnis properti, Mitsubishi baru masuk ke pasar Indonesia sejak tahun lalu melalui investasi di dua proyek, masing-masing bersama Tokyu Land dan Lippo Group.

“Kami sangat percaya diri dan yakin untuk berbisnis real estat di Indonesia. Kami sudah siapkan US$200 juta untuk investasi properti dalam dua tahun ke depan, 2017 hingga 2018,” katanya, Rabu (3/8/2016).

Ito enggan membeberkan rencana proyek baru yang akan digarap dengan dana investasi tersebut. Namun, dirinya memastikan akan memprioritaskan kedua mitra yang telah lebih dahulu menjalin kerja sama.

APARTEMEN

Sebelumnya, Mitsubishi bersama Tokyu Land telah bersepakat untuk berinvestasi senilai US$300 juta untuk proyek Branz BSD, apartemen kelas atas di lahan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten.

Aktivitas teranyar, Mitsubishi berinvestasi bersama PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) senilai US$100 juta untuk proyek Newport Park, menara apartemen keenam di Orange County, Cikarang, Jawa Barat, yang menghadirkan beragam terobosan teknologi dan nuansa Jepang.
Newport Park rencananya diluncurkan pada Oktober 2016.

Pemesanan telah dibuka pekan terakhir bulan lalu dan kini permintaannya telah mencapai 32,6%. Apartemen itu dijual dengan rentang harga mulai dari Rp550 juta untuk ukuran 31 meter persegi (m2) hingga Rp1,3 miliar untuk ukuran 97 m2.

Presiden Direktur LPCK Toto Bartholomeus mengatakan, Orange County merupakan proyek jangka panjang Lippo seluas 322 hektare. Saat ini, pembangunan tahap pertama baru dimulai pada lahan seluas 10 hektare.

Oleh karena itu, katanya, LPCK tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan Mitsubishi untuk proyek-proyek selanjutnya di Orange County.

“Ada beberapa proyek lagi yang sedang kami bicarakan, tetapi belum bisa kami informasikan saat ini,” katanya.

Toto menuturkan, salah satu strategi Lippo Group adalah terus membuka kerja sama dengan berbagai mitra dari luar negeri yang memiliki rekam jejak unggul di industri properti.

Mitra tersebut tidak melulu dari perusahaan besar, tetapi juga skala kecil dan menengah. Strategi ini telah dimulai sejak 50 tahun lalu dan tetap dipertahankan sebab dinilai baik bagi peningkatan perekonomian nasional.

Beberapa di antaranya yang tengah berjalan yakni proyek Axia South Cikarang dengan Toyota Tsusho, East Jakarta Industrial Park atau IJIP dengan Sumitomo Corporation, dan Data Centre dengan Mitsui.

Upaya menghadirkan mitra asing tersebut adalah untuk memberikan nilai tambah bagi produk-produk dalam negeri, terutama menghadirkan nuansa budaya negara asal dari komunitas ekspatriat yang bekerja di berbagai kawasan industri Cikarang.

 

(bisnis)