• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Buntut Antigen Bekas Kualanamu, Seluruh Direksi KF Diagnostika Dipecat

16/05/2021
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM – Ramai diperbincangkan, kasus alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu bikin resah masyarakat di tengah pandemi Corona yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kementerian BUMN memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD).

“Setelah melakukan pengkajian secara menyeluruh, langkah (kemacetan) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang dikuasai hukum merupakan ranah dari aparat yang disebutkan,” kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021) seperti dilansir dari detikcom.

Untuk diketahui, Erick Thohir telah muncul langsung oleh kasus itu. Surat pemecatan kepada seluruh direksi KF Diagnostika pun turun.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., (Telkom) menggelar peringatan 25 tahun penawaran umum perdana (IPO) dan mengeluarkan Perangko khusus dalam acara tersebut, Kamis (19/11/2020).

Masalah yang terjadi di Kualanamu adalah masalah yang direspons secara profesional dan serius. Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat tata kelola perusahaan yang baik, maka langkah tegas mesti diambil.

Terkait kasus alat tes antigen bekas di Kualanamu, Erick Thohir seluruh BUMN yang terikat pada kesepakatan bersama untuk bertindak profesional sesuai dengan nilai inti yang dicanangkan, yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Apa yang terjadi dalam kasus tes antigen bekas di Kualanamu yang bertentangan dengan nilai inti tersebut.

“Karena memang sudah tidak sejalan dengan nilai inti tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain,” kata Erick Thohir.

Erick Thohir menjelaskan ada kelemahan sistem yang membuat kasus antigen bisa terjadi. Hal ini berdampak luas bagi kepercayaan masyarakat. Menurut Erick, sebagai perusahaan layanan kesehatan rasa kepercayaan yang diperoleh dari kualitas pelayanan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

“Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untuk mengambil langkah ini. Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat,” kata Erick Thohir.

Saat ini, auditor independen sedang bekerja untuk memeriksa semua lab yang ada di bawah Kimia Farma. (mg1)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
Please login to join discussion
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version