• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Lahir di Pekanbaru, Bayi Bisa Langsung Bawa Pulang Dokumen Kependudukan Lewat KADO CAMER

10/01/2023
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM, PEKANBARU — Tak hanya membawa pulang buah hati setelah proses persalinan, keluarga di Kota Pekanbaru juga didorong bisa langsung mendapatkan dokumen kependudukan anak melalui inovasi KADO CAMER (Kerjasama Penerbitan Dokumen Akta Kelahiran Pasca Melahirkan).

Inovasi yang dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru ini dirancang untuk membuat proses penerbitan dokumen kependudukan bayi lebih mudah karena dilakukan melalui fasilitas kesehatan tempat persalinan.

Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita, S.Sos., M.Si., melalui Murdinal Guswandi, S.STP., M.M., selaku Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan serta Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, mengatakan KADO CAMER hadir untuk memangkas proses administrasi yang sebelumnya harus dilakukan secara mandiri oleh orang tua.

“Melalui KADO CAMER, proses penerbitan dokumen kependudukan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi melalui fasilitas kesehatan tempat bayi dilahirkan,” kata Murdinal, Selasa (10/01/2023).

Murdinal menjelaskan, sebelum adanya layanan tersebut, orang tua yang baru menjalani proses persalinan masih harus mendatangi kantor Disdukcapil atau unit pelayanan untuk mengurus dokumen kependudukan anak.

Situasi itu tentu menjadi kurang praktis, mengingat ibu dan bayi masih membutuhkan waktu untuk beristirahat dan menjalani masa pemulihan.

“Kami berupaya memberikan pelayanan yang lebih mudah bagi masyarakat. Orang tua tidak perlu lagi datang dan mengantre ke kantor Disdukcapil setelah proses persalinan, karena pengurusan dapat dibantu melalui fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas fasilitas kesehatan membantu melakukan verifikasi data kelahiran secara elektronik. Data tersebut kemudian diproses melalui sistem Disdukcapil untuk penerbitan dokumen kependudukan.

Salah satu kemudahan yang ditawarkan KADO CAMER adalah penerbitan paket dokumen kependudukan secara terpadu atau 3-in-1.

Paket tersebut mencakup Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK) yang telah diperbarui dengan penambahan anggota keluarga baru, serta Kartu Identitas Anak (KIA).

“Harapannya, sebelum keluarga meninggalkan fasilitas kesehatan, dokumen kependudukan anak sudah dapat diterima oleh orang tua,” jelasnya.

Dengan pola layanan tersebut, keluarga tidak perlu mengurus masing-masing dokumen secara terpisah. Proses administrasi menjadi lebih ringkas sekaligus memberikan kemudahan bagi orang tua setelah persalinan.

Selain memberikan kemudahan, KADO CAMER juga diarahkan untuk mempercepat kepemilikan identitas hukum anak sejak lahir dan mencegah keterlambatan pelaporan kelahiran.

“Kelahiran merupakan peristiwa penting yang harus segera tercatat dalam administrasi kependudukan. Karena itu, integrasi antara fasilitas kesehatan dan Disdukcapil menjadi penting,” terang Murdinal.

Dalam dokumen rancang bangun KADO CAMER, inovasi tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya mempercepat kepemilikan identitas anak, mengintegrasikan layanan pascamelahirkan dengan pencatatan sipil, serta memangkas prosedur birokrasi manual.

Bagi masyarakat, mekanisme tersebut memberikan keuntungan karena pengurusan dokumen vital bayi dapat dilakukan melalui fasilitas kesehatan.

Data kelahiran juga diharapkan dapat segera tercatat dalam sistem administrasi kependudukan sehingga keluarga tidak perlu kembali melakukan proses administrasi secara terpisah.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat dan tidak berbelit. Ibu dan keluarga bisa fokus pada pemulihan dan merawat bayi, sementara proses administrasinya dapat dibantu melalui layanan yang sudah terintegrasi,” kata Murdinal.

Melalui KADO CAMER, Disdukcapil Kota Pekanbaru mendorong pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah diakses sekaligus meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan bagi anak.

Inovasi ini pada akhirnya diharapkan dapat memangkas rantai birokrasi dan memastikan anak memperoleh dokumen identitas kependudukan sejak awal kehidupannya.

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci
Finance

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

05/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version