• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

18/06/2024
Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Share on FacebookShare on Twitter

Pelaku usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) didorong untuk beralih ke produk berbahan sawit, dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor.

Selain itu, langkah ini dapat meningkatkan nilai tambah sawit Indonesia.

Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto, mengatakan bahwa dorongan ini adalah bagian dari penguatan hilirisasi sawit.

“Selama ini kita hanya menggunakan bahan mentahnya dan tidak memprosesnya menjadi produk turunan. Akibatnya, kita tidak mendapat manfaat lebih,” katanya.

Ia menambahkan bahwa produk turunan sawit diharapkan bisa digunakan untuk kebutuhan domestik bahkan ekspor.

Salah satu fokus BPDPKS adalah mendorong UKMK batik menggunakan bahan baku sawit.

“Kenapa batik? Karena batik merupakan produk budaya Indonesia dengan kekhasan dan ciri masing-masing di setiap daerah, seperti Solo, Jogja, Pekalongan, Cirebon, Madura, bahkan Sumatera,” kata Kabul.

Saat ini, pembuatan batik banyak menggunakan lilin atau parafin impor sebagai bahan baku. Hal ini menyebabkan biaya produksi batik menjadi tinggi.

“Jika bahan baku diimpor, otomatis mahal, sehingga harga jual batik ikut terdongkrak,” jelas Kabul.

Dia mengklaim bahwa BPDPKS berupaya mendorong UKMK untuk beralih menggunakan lilin berbahan baku sawit, hasil penelitian dari kerja sama BPDPKS dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selain lilin berbahan sawit, BPDPKS dan BRIN juga telah menghasilkan berbagai produk turunan kelapa sawit lainnya.***

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version