• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Pemerintah Sebut 5 Perusahaan Raksasa AS Siap Investasi Rp 370 Triliun di Indonesia, Apa Saja?

25/07/2025
Foto: Thebrandhopper

Foto: Thebrandhopper

Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 5 perusahaan asal Amerika Serikat (AS) menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia dengan total nilai mencapai Rp370,19 triliun (kurs Rp16.300). Investasi jumbo ini menjadi sinyal kuat hubungan ekonomi bilateral yang semakin solid antara Indonesia dan AS.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa AS kini menjadi salah satu mitra dagang sekaligus investor terbesar Indonesia.

“Tahun lalu, nilai investasi dari AS mencapai USD 3,7 miliar atau sekitar Rp60,31 triliun. Kini mereka kembali menunjukkan komitmen besar untuk menanamkan modal di Indonesia,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 24 Juli 2025).

Berikut lima perusahaan asal AS yang siap menanamkan investasi besar di Indonesia:

  1. ExxonMobil
    Raksasa migas ini akan berinvestasi sebesar USD 10 miliar (sekitar Rp 163 triliun) untuk membangun fasilitas carbon capture and storage (CCS) sebagai bagian dari transisi energi bersih.
  2. Oracle
    Perusahaan teknologi ini sedang dalam tahap pembicaraan untuk investasi senilai USD 6 miliar (Rp 97,8 triliun) guna membangun pusat data (data center) di Batam.
  3. Microsoft
    Akan mengucurkan investasi sebesar USD 1,7 miliar (Rp 27,72 triliun) untuk membangun infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia.
  4. Amazon Web Services (AWS)
    AWS akan memperkuat layanan cloud dan AI melalui investasi sebesar USD 5 miliar (Rp 81,5 triliun) di tanah air.
  5. General Electric (GE) Healthcare
    GE Healthcare akan menggandeng Kalbe Farma untuk membangun pabrik produksi alat CT Scan di Jawa Barat dengan investasi senilai Rp 178 miliar.

Menurut Airlangga, investasi ini merupakan bagian dari hasil kerja sama perdagangan dan strategi penurunan tarif resiprokal antara Indonesia dan AS. Dari semula 32 persen, tarif kini turun menjadi 19 persen. Selain investasi, kerja sama ini juga mendorong peningkatan ekspor dan pembukaan lapangan kerja.

“Kami berharap kerja sama ini tak hanya meningkatkan daya saing dan inovasi, tapi juga mempercepat pengembangan ekonomi digital, riset, dan pembangunan kapasitas SDM,” ujar Airlangga.***

— Kompas.com

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version