• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Yuan Melemah, Dampak Positif Bagi Perekonomian Dunia

13/08/2015
Share on FacebookShare on Twitter

yuanEkonomipos.com, People Bank of China (PBOC) melakukan depresiasi pada nilai tukar Yuan, sebagai upaya untuk mendorong ekspor mereka dan memacu pertumbuhan ekonominya. Langkah bank sentral ini membuat mata uang negara-negara berkembang, termasuk Rupiah, mengalami tekanan.

Namun, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, ada berkah pelemahan yuan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya, pelemahan Yuan akan memberikan berdampak positif bagi dunia internasional.

“Pelemahan tersebut akan memperlambat Amerika untuk menaikkan suku bunga,” kata dia di Jakarta.

Menurut dia, Pelemahan Yuan tidak akan banyak mempengaruhi ekspor Indonesia ke China. “Rupiah juga mengalami penurunan, secara komparatif tidak banyak berbeda kalau dari sisi ekspor kita,” terangnya.

Ketua Umum Partai Perindo itu menambahkan, yang terpenting adalah pemerintah harus memikirkan bagaimana Indonesia tetap bisa kompetitif di dunia internasional. Sebab, bila harga lebih murah maka produk China akan lebih kompetitif. “Peranan menteri perdagangan, menteri perindustrian untuk lebih cepat tanggap mengantisipasi perubahan ini,” pungkasnya.

Saat ini, China adalah negara tujuan ekspor utama Indonesia, selain Amerika Serikat dan Jepang. Sebagai gambaran, per semester 1-2015 nilai ekspor non-migas Indonesia ke China mencapai USD6,64 miliar.

Sekadar informasi, ekspor China turun 8,3 persen pada Juli. Turunnya ekspor mempengaruhi perekonomian Negeri Tirai Bambu tersebut. Perekonomian China yang melambat akan mempengaruhi ekonomi dunia. Setiap pelambatan China sebesar 1 persen maka Indonesia juga akan melambat sekitar 0,2-0,3 persen. (okezone)

 

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version