• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Penuhi Aturan OJK Spin Off BTN Syariah Segera Terwujud

03/06/2025
BTN Syariah Segera Spin Off Jadi Bank Umum Syariah

BTN Syariah Segera Spin Off Jadi Bank Umum Syariah

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bergerak cepat untuk merealisasikan pemisahan unit usaha syariahnya atau spin off BTN Syariah, menyusul restu dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pemenuhan regulasi yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Spin off BTN Syariah dilakukan untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 10 Tahun 2023 dan POJK Nomor 12 Tahun 2023. Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa bank dengan Unit Usaha Syariah (UUS) yang memiliki aset minimal Rp50 triliun atau mencapai 50% dari total aset induk, wajib memisahkan diri menjadi Bank Umum Syariah (BUS).

Per akhir Maret 2025, aset BTN Syariah telah mencapai Rp61,19 triliun. Dengan angka tersebut, BTN Syariah secara resmi masuk dalam kategori yang wajib melakukan spin off dari bank induknya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa proses spin off BTN Syariah diharapkan memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional. “Diharapkan BTN Syariah dapat menjadi BUS dengan skala usaha besar yang fokus pada pembiayaan perumahan,” ujarnya.

Dian juga menyampaikan bahwa OJK terus mendorong konsolidasi sektor perbankan syariah melalui berbagai aksi korporasi, termasuk spin off, merger, dan akuisisi. Menurutnya, langkah BTN ini merupakan contoh konkret upaya memperkuat daya saing bank syariah dalam negeri.

Sementara itu, pengamat perbankan Piter Abdullah menilai BTN Syariah memiliki keunggulan kompetitif yang menjadikannya layak sebagai pemain utama dalam industri perbankan syariah. “BTN Syariah saat ini merupakan satu-satunya unit syariah yang fokus pada sektor perumahan, karena tumbuh bersama induknya. Ini menjadi modal kuat untuk menjangkau masyarakat lebih luas pasca spin off,” jelas Piter.

Dengan pemisahan ini, BTN Syariah diharapkan mampu memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan pembiayaan syariah di Indonesia, khususnya dalam mendukung program kepemilikan rumah bagi masyarakat.***

Tags: btn
Share76Tweet48

Kabar Terkait

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci
Finance

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

05/10/2026
Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci
Finance

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

05/10/2026
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis
Finance

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

04/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version