Siswi SMP Ini Ngamar di Hotel, Bukannya Sekolah

by

EKONOMIPOS.COM (EPC),SAMARINDA – Polresta Samarinda melakukan razia di hotel melati dan sejumlah penginapan. Polisi mengamankan beberapa pasangan bukan suami istri. Ironisnya, ada pasangan berstatus pelajar yang kedapatan ngamar di hotel kelas melati. Mereka adalah KO (16) yang merupakan siswa kelas dua salah satu SMA swasta di Samarinda Ulu.

Dia bersama AY (15) yang masih duduk di bangku kelas dua SMP negeri di Sambutan. Namun, AY mengaku tak melakukan perbuatan tidak semestinya di tempat itu.

“Kami tak berbuat mesum. Saya lagi sakit. Cowok itu (KO) bukan pacar saya kok. Cuman teman. Tidur memang di kamar yang sama. Cuman saya di kasur, cowok itu di lantai,” ungkap AY sambil tersipu malu, ujarnya.

AY mengaku memang tak masuk sekolah karena sakit. Dia mengaku sudah berkirim surat izin ke sekolah. Surat itu diantarkan KO. “Lagi ada masalah sama orang tua. Sewa kamar dibayarkan cowok itu,” terang AY.

Sementara itu, beberapa pasangan yang terkena razia tak bisa menyembunyikan kekagetannya. “Ya bingung mau ngapain. Soalnya yang ngetuk pintu bilang polisi dan hendak melakukan pemeriksaan. Akhirnya pasrah saja dan dibawa ke sini,” ujar salah seorang pasangan muda yang enggan menyebutkan nama ketika diamankan di markas Polresta Samarinda.

Sementara itu, pasangan lain yang meminta namanya dirahasiakan mengaku ngamar bareng calon istri. “Kami mau nikah. Saya dari daerah pedalaman, jadi nginap di situ (kamar guest house) soalnya tak ada tempat tidur di sini,” celetuk seorang wanita muda berperawakan langsing dan berkulit kuning langsat.

Kapolresta Samarinda Kombes Eriadi mengatakan, razia hotel melati itu merupakan agenda rutin pihak kepolisian untuk mengantisipasi hal tak diinginkan.

“Salah satunya adalah antisipasi penyalahgunaan kamar guest house dan hotel untuk berbuat tak senonoh. Kami juga mengantisipasi pendatang gelap tanpa identitas,”tutupnya. (**)