• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Penangkaran Rusa Jadi Potensi Objek Wisata Baru di Kabupaten Siak

27/07/2017
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC), SIAK – Penangkaran rusa di hutan kota, bawah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah menjadi potensi objek wisata baru di Kabupaten Siak.

Kawasan itu kini sering disinggahi pengunjung untuk melihat-lihat rusa yang dipindahkan dari Perumahan Abdi Praja, kediaman bupati Siak.

Perpindahan tersebut tanpa disengaja membuat penangkaran rusa itu berpeluang menjadi objek wisata baru di Kabupaten Siak, kata Fauzi Asni, Kepala Dinas Pariwisata Siak, Rabu (26/07/2017).

“Sejak dipindahkan rusa-rusa itu ke hutan kota yang ada di bawah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, tempat itu jadi ramai dikunjungi untuk melihat-lihat rusa,” katanya pula.

Pihaknya menyadari ada peluang objek wisata baru dengan kehadiran belasan ekor rusa di sana. Apalagi di seberang jalan hutan tersebut merupakan taman kota yang disuguhkan untuk wisatawan bersantai-santai dengan keluarga, mengingat ada beberapa permainan anak-anak.

“Apalagi taman kota saat ini sedang disiapkan menjadi taman modern, sehingga akan semakin mempercantik dan memberi kenyamanan pada pengunjung,” katanya lagi.

Dia menuturkan, pada awalnya dipindahkan penangkaran rusa dari kediaman bupati ke hutan kota bukan disengaja untuk dijadikan sebagai objek wisata, melainkan karena alasan kondisi dan situasi kandang di tempat semula tidak lagi memungkinkan untuk perkembangbiakan satwa itu.

“Kandang rusa di kediaman bupati yang sempit adalah alasan awal dipindahkan,” katanya lagi.

Namun, pengelolaannya hingga saat ini masih berada di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup dan ditangani secara teknis oleh Dinas Peternakan.

“Tentu kami akan membahas ini lebih lanjut bagaimana ke depan. Bagi kami, jika ini bagus untuk dijadikan sebagai tempat wisata, tentu Dinas Pariwisata akan mendukungnya,” ujarnya pula.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Siak Syafrilenti juga mengakui peluang wisata dari kehadiran belasan rusa tersebut di hutan kota. Namun pemda setempat belum menggarapnya menjadi destinasi baru. Padahal penangkaran rusa memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Menurutnya, pemda setempat saat ini sedang mempersiapkan untuk pengelolaannya akan diserahkan pada pihak ketiga.

“Sebab jika hanya diurus oleh pemda tidak akan maksimal, namun jika sudah dikelola oleh pihak ketiga bersama Dinas Pariwisata tentu akan lebih bagus,” katanya. (*)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version