• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Puluhan Imigran Gelap Tertangkap di Dumai, Imigrasi Imbau Warga Awasi Warga Asing

31/07/2017
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC), DUMAI – Data Imigrasi Dumai, hingga pertengahan Juli 2017 masih puluhan imigran gelap masuk ke Kota Dumai. Mayoritas mereka hendak ke Malaysia secara ilegal, paling banyak berasal dari Bangladesh.

Total 66 imigran gelap yang diamankan di Kota Dumai. Pada Maret 2017, terdapat tiga kali pengungkapan. Awalnya ada sembilan WN Bangladesh yang diamankan Tim Patroli TNI AL di Perairan Dumai.

Kemudian dua warga Bangladesh diamankan saat kebingungan di Jalan Tanjung Jati, dekat RSUD Dumai. Sembilan WN Somalia diamankan di Terminal Penumpang Pelindo Dumai.

Terakhir sebanyak 47 warga Bangladesh diamankan pada 25 Juli 2017. Saat dalam perjalanan dari Rantau Prapat, Provinsi Sumatera Utara menuju Kota Dumai. Puluhan warga Bangladesh diamankan di Jalan Raya Bukit Timah oleh pihak Kepolisian Dumai.

Sebelumnya, pada tahun 185 imigran gelap sudah dipulangkan oleh pihak Imigrasi Dumai. Mereka berasal dari Bangladesh dan Irak. Kepala Imigrasi Dumai, Zulkifli Ahmad menyebut bahwa untuk mengawasi aktifitas Warga Negara Asing (WNA) sudah dibentuk tim Pengawasan Orang Asing (POA) di Dumai.
“Tim ini berasal dari instansi gabungan, tujuannya agar situasi Dumai kondusif. Terutama dari potensi gangguan dari imigran gelap,” ujar Zulkifli, Minggu (30/7/2017).

Menurutnya, pihak Imigrasi Dumai melakukan pengawasan secara internal. Apalagi pihak Imigrasi setiap harinya mengurusi pembuatan paspor dan perpanjangan. Serta mengawasi masuk dan keluarnya para WNA ke Dumai.

Walau demikian, ia mengimbau agar masyarakat melapor segera. Bila mendapati aktifitas mencurigakan dari WNA yang ada di Dumai. Bahkan pihak hotel dan penginapan rutin melaporkan keberadaan WNA di tempat mereka. “Jadi harus dipastikan tujuan para WNA ke Indonesia. Apakah ia bekerja atau liburan, hal ini mesti diketahui,” paparnya.

Selain mengawasi aktifitas masuk dan keluar WNA, pihak Imigrasi Dumai juga mengawasi aktifitas para Tenaga Kerja Asing (TKA). Saat ini tercarat ada 100 orang TKA di Kota Dumai. 92 TKA bekerja di sejumlah perusahaan multinasional. (*)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version