Hamili Kekasih, Tak Berdaya Digiring ke Kantor Polisi

by

EKONOMIPOS.COM-PEKANBARU KS,  27 tahun warga Jalan Durian Kota Pekanbru ini harus berurusan dengan pihak kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru. Dirinya dilaporkan atas kasus pencabulan anak di bawah umur oleh orang tua korban dengan inisial NPS yang berusia 16 tahun.

Informasi dari pihak kepolisian. Kejadian pencabulan itu terjadi ketika pelaku mengajak kekasihnya NSP (korban,Red) ke Wisma di Jalan Pepaya Kota Pekanbaru pada Kamis (14/9) lalu, di sana korban menggagahi korban layaknya sepasang suami istri.

“Pelaku KS alias Putra sudah diamankan. Kini kasusnya dalam penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto.

Perbuatan pencabulan tersebut terungkap ketika ibu kandung korban mendapati anaknya sedang muntah-muntah seperti perempuan yang tengah hamil. Karena curiga, korban kemudian dibawa ke klinik untuk dicek.

Dari hasil pengecekan pihak klinik menyebutkan kalau remaja 16 tahun tersebut sedang berbadan dua. Setelah didesak keluarga, korban pun mengakui bahwa dirinya telah disetubuhi oleh pacarnya di sala satu hotel di pekanbaru.

Tidak terima apa yang dialami anaknya yang masih dibawah umur itu, keluarga korban langsung membawa tersangka dan melaporkan perbuatan tersebut ke Polresta Pekanbaru.

“Selasa (13/2) siang sekitar jam 12.30 WIB, terduga pelaku  dibawa pihak keluarga korban ke Polresta Pekanbaru terkait kasus ini. Hasil pemeriksaan, terpenuhi dua alat bukti sehingga sore harinya kita langsung amankan dia (KS, red),” jelasnya.

Kepada polisi, pria tersebut akhirnya mengakui perbuatannya. Akibat perbuatannya ini KS harus berada di sel serta terancam dijerat Pasal 82 atau Pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak. (*)