• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Pulihkan Sektor Pariwisata Akibat Pendemi, Payakumbuh Buka Ruang ke Swasta 

21/02/2021
Share on FacebookShare on Twitter

PAYAKUMBUH – Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), membuka ruang kepada pihak swasta untuk mengambil bagian dalam upaya pemulihan sektor pariwisata di daerah itu, setelah terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, selama pandemi tahun 2020 lalu, pemerintah daerah cukup disulitkan dengan masalah anggaran untuk pengembangan sektor pariwisata, mengingat adanya kebijakan refocusing dan realokasi.

“Kami tidak bisa membuat program seperti biasanya, karena kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata, untuk sementara memang diminta untuk ditahan dan dialihkan ke penanganan Covid-19. Kondisi seperti ini hampir dirasakan oleh semua daerah,” ungkapnya saat menerima kunjungan Salisma Group, Jumat, 19 Februari 2021 kemarin.

Dia menambahkan, jauh sebelum wabah Covid-19 melanda, pemerintah secara umum memang sudah terbiasa mengelola anggaran untuk pengembangan pariwisata.

Namun di saat pandemi, situasinya menjadi berbeda, sehingga membuat Pemko Payakumbuh harus berpikir keras agar sektor pariwisata kembali menggeliat.

Setidaknya, untuk Provinsi Sumatera Barat mengalami penyusutan anggaran hingga Rp1 triliun dan hampir Rp100 miliar di Pemko Payakumbuh.

“Sekarang anggarannya hampir nol untuk yang sifatnya kegiatan ya. Padahal kita melihat kegiatan itu merupakan bagian dari penggerak kepariwisataan. Orang berkumpul. Karena Covid-19, semua ditiadakan, karena fokusnya sekarang dialihkan untuk penanganan pandemi,” sebut Erwin Yunaz.

Kondisi yang sama, menurut Erwin, kemungkinan besar juga akan dialami oleh Pemko Payakumbuh di tahun 2021. “Pengembangan sektor pariwisata masih belum sepenuhnya bisa menjadi fokus kami. Oleh sebab itu, kami berupaya membuka ruang agar pihak swasta bisa mengambil peran,” tuturnya.

Erwin menyebut, hanya saja Kota Payakumbuh kini telah dikenal dengan kota kuliner. Walau dalam kondisi ekonomi sulit, geliat sektor kuliner masih terpantau bagus.

“Penyusutan anggarannya besar sekali, karena memang refocusing dari pusat. Kemungkinan tahun ini juga akan dikurangi. Kita tak tau sampai kapan Covid-19 ini selesai. Dan kami menyadari bahwa kondisi ini dialami oleh semua daerah,” kata pria yang dijuluki Bapak Online Payakumbuh itu. (Ep7)

Tags: Erwin Yunazhari jummaulanaPayakumbuhPayakumbuh City of RandangThe City of Randang
Share76Tweet48

Kabar Terkait

No Content Available
Load More
Please login to join discussion
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version