• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

18 Perusahaan Asing Siap Tanam Modal di Tanah Air

06/05/2015
Share on FacebookShare on Twitter
foto/int
foto/int

Ekonomipos.com, Jakarta– Ada Sekitar 18 perusahaan asing dan domestik siap menanamkan modalnya di Tanah Air hal di akui Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API). Investasi baru tersebut diperkirakan akan menyerap banyak tenaga kerja lulusan Sekolah Dasar (SD).

“Ada 17 sampai 18 perusahaan yang mau investasi di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah,” ucap Ketua API, Ade Sudrajat saat berbincang dengan Liputan6.com, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Perusahaan tersebut, berasal dari luar dan dalam negeri. Dari asing, antara lain adalah perusahaan asal China, Korea dan Taiwan. Bahkan ada satu perusahaan lokal yang akan membenamkan modalnya senilai lebih dari Rp 1 triliun.

“Makanya perusahaan lokal itu minta insentif tax holiday, bukan tax allowance lagi. Jadi nilai investasi untuk penanaman modal baru ini sekira Rp 3 triliun. Separuh dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) separuh lagi,” jelas Ade.

Lokasi investasi, dikatakan dia, membidik daerah Jawa Tengah, mengingat banyak perusahaan padat karya mulai merelokasi pabriknya dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. Investasi tersebut kebanyakan menjadi produsen pakaian jadi.

“Upah minimum di Jawa Tengah masih rendah, pertumbuhan demografi. Investasi ini menyerap banyak tenaga kerja dan merekrut pekerja lulusan SD,” ujarnya.
Sementara menurut Ketua Dewan Pembina Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Harijanto, “tax allowance hanya memberikan kemudahan dari sisi akuntansi, namun untuk melengkapinya, pemerintah perlu membenahi regulasi yang selama ini menghambat industri padat karya, seperti masalah pengupahan, perizinan daerah, insentif dan masalah lainnya” bebrenya.(Liputan6.com)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci
Finance

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

05/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version