• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 10, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Bila Efektif, Pola Distribusi Tertutup Elpiji 3 Kg Hemat Rp18 T

09/09/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Pelaksanaan distribusi tertutup gas jenis liquefied petroleum gas (LPG) atau Elpiji ukuran 3 kg akan menghemat anggaran sebesar Rp18 triliun.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan saat ini distribusi gas yang disubsidi pemerintah masih belum tepat sasaran. Dengan demikian, pihaknya melakukan uji coba distribusi tertutup LPG 3 kg di beberapa kota tahun ini.

Saat ini, dia menyebut pemerintah mengompensasi harga Elpiji 3 kg sebesar Rp4.300 kg atau sekitar Rp12.900 per tabung. Namun, penerima subsidi tersebut seharusnya merupakan keluarga tak mampu secara ekonomi dan usaha mikro.

Dalam distribusi tertutup, nantinya hanya kategori tersebut yang berhak menikmati Elpiji 3 kg. Alhasil, bila bisa diterapkan secara penuh, pada 2018 pihaknya akan menghemat subsidi sebesar Rp18 triuliun. “Jika dilaksanakan dengan baik, subsidi Rp18 triliun bisa digunakan untuk hal-hal lainnya,” ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Pada tahap awal penerapan distribusi LPG 3 kg, jumlah penerima sebanyak 54,9 juta rumah tangga dan 2,29 juta usaha mikro. Total LPG yang dibutuhkan sebanyak 556 juta kg dengan anggaran sebesar Rp28,58 triliun. Pada tahap ini, ditargetkan kebocoran distribusi LPG bisa ditekan sebanyak 15%.

Namun, bila kategori penerima sudah dikerucutkan menjadi 15,5 juta rumah tangga dan 2,29 juta usaha mikro, kebutuhan akan menurun menjadi 201 juta kg dan anggaran menjadi Rp10,39 triliun.

Untuk mencapai hal itu, pihaknya perlu menyiapkan infrastruktur pemberlakuan distribusi tertutup dan alternatif bahan bakar bagi rumah tangga yang tak masuk sebagai penerima program yakni penyediaan LPG ukuran 5,5 kg.

Dengan demikian, pihaknya harus memastikan sebaran infrastruktur distribusi juga alternatif LPG harus terjaga ketersediaannya. “Harus disiapkan tabung 5,5 kgnya, siapkan kartu dan sosialisasi.”

 

(Bisnis)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Berita

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

09/10/2026
Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas
Berita

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

09/10/2026
Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version