• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 10, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Emiten Manufaktur Diminta Terus Ekspansi Di Indonesia

19/09/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA –  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meminta emiten atau perusahaan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia, khususnya industri manufaktur untuk terus berekspansi di Indonesia.

“Kami akan memanggil pelaku industri yang telah melantai di bursa, terutama sektor manufaktur, untuk ekspansi karena demand (permintaan)-nya masih ada,” kata Airlangga lewat siaran pers di Jakarta, Senin (19/9/2016).

Airlangga menyampaikan hal itu usai menerima Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia Franciscus Welirang di Gedung Kementerian Perindustrian.

Menurutnya, pemerintah akan menyiapkan insentif bagi para emiten industri yang bersedia melakukan peningkatan kapasitas di dalam negeri.

Apalagi, tambahnya, bagi industri manufaktur yang sudah jadi perusahaan publik atau berstatus terbuka dinilai telah unggul di sektornya.

Airlangga mengungkapkan, terkait pembiayaan ekspansi, sebagai perusahaan yang telah melantai di bursa, seharusnya tidak sulit untuk mendapatkan dana perluasan usaha.

Selain itu, dengan adanya amnesty pajak, diharapkan akan meningkatkan kepercayaan investor untuk memasukan dananya ke Indonesia.

“Untuk pembiayaan mereka sudah di capital market, jadi lebih mudah. Dan, tax amnesty ini momentum untuk meningkatkan kembali kepercayaan pasar. Ini bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Selain itu, bagi pemilik perusahaan yang ikut dalam amnesty pajak dan memulangkan dananya ke dalam negeri (repatriasi), maka investasi di sektor riil menjadi pilihan yang tepat untuk menampung dana repatriasi tersebut.

Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan industri mengalami tren positif.

“Dana repatriasi masing-masing tergantung pada instrumen investasi, kalau ini langsung ke sektor riil. Kecuali mereka mau pakai obligasi. Kita dorong kesempatan, ada kawasan industri yang disediakan,” papar Airlangga.

Salah satu sektor manufaktur yang didorong untuk berekspansi, yakni industri makanan dan minuman karena memiliki kinerja yang positif di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kebutuhan terhadap kemasan di industri ini pun meningkat sehingga kami melihat ada peluang untuk berekspansi,” tuturnya.

Selain memberikan insentif yang diinginkan pelaku industri, Airlangga mengatakan, pemerintah juga akan mendorong pendalaman struktur pada masing-masing sektor.

“Sebagai contoh, beberapa hari lalu kami meresmikan pabrik pemasok baja otomotif untuk mensubstitusi kebutuhan yang selama ini masih diimpor,” pungkas Airlangga.

 

 

(bisnis)

 

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Berita

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

09/10/2026
Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas
Berita

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

09/10/2026
Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version