JICT Luncurkan Layanan Prioritas

by -680 views

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA  – PT Jakarta International Container Terminal (JICT) meluncurkan inovasi “Customer Service Priority” atau Sentra Layanan Prioritas pada Jumat (9/9/2016).

Wakil Presiden Direktur JICT Riza Erivan, hal tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan layanan prima bagi para pelanggan terpilih sehingga mendorong JICT untuk meningkatkan berbagai fitur layanan melalui kemudahan akses bagi pelanggan.

Riza mengatakan saat ini ada 6 importir yang menjadi pelanggan prioritas dan akan mendapatkan keistimewaan pelayanan. Mereka adalah PT LG Electronic, PT Indah Kiar, PT Fajar Surya Wisesa, PT South Pacific dan PT Indorama Synthetic.

“Rata-rata frekuensi transaksi dan jumlah petikemas importir-importir tersebut mencapai 10.000 box,” ujarnya saat meluncurkan sentra layanan prioritas di JICT, Jumat (9/9/2016).

Berdasarkan data JICT, terdapat 6 perusahaan importir sebagai perusahaan dengan transaksi tertinggi selama periode Januari-Juli 2016 di JICT.

Keenam perusahaan itu yakni; PT.Indah Kiat dengan komoditi yang diimpor adalah kertas dengan frekwensi transaksi 2.741 transaksi dengan volume 15.444 bok.

Kemudian, PT.LG Electronic Ind dengan 6.927 transaksi dengan volume barang mencapai 8.972 bok. PT.Fajar Surya W (komoditi kertas) dengan 873 transaksi dengan volume 8.469 bok.

Selain itu, PT.Gajah Tunggal dengan 1.992 transaksi dengan volume 8.231 bok.

Adapun PT.Indorama Synthetic Tbk tercatat melakukan 2.490 transaksi importasi di JICT selama periode tersebut dengan volume 5.718 bok. Dan PT.South Pacific (tekstil) 875 transaksi dengan volume barang 4.775 bok.

Riza mengatakan, bagi JICT, sangat penting untuk memberikan pelayanan bagi seluruh pelanggan. Namun dengan adanya fitur ini diharapkan akan meningkatkan portfolio pelayanan terminal dengan segmen premium.

Saat ini, imbuhnya, JICT juga telah merampungkan inovasi gerbang petikemas yang terintegrasi dengan akses tol pelabuhan.

“Selain itu fasilitas gate baru JICT dilengkapi dengan teknologi weight-in-motion yang pertama di Indonesia. Dengan sistem tersebut, berat isi petikemas dapat terekam secara akurat”ujar Riza.

 

(Bisnis)

No More Posts Available.

No more pages to load.