EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Siemens Indonesia dan PT Krakatau Daya Listrik akan melakukan pengujian dan perbaikan transformator di seluruh Indonesia menyusul penandatanganan kerja sama strategis kedua belah pihak.
CEO PT Siemens Indonesia Josef Winter menjelaskan pihaknya sangat berkomitmen untuk mendukung pembangunan Indonesia dengan berbagai produk, solusi, dan keahlian teknis.
“Kami akan selalu meningkatkan skala usaha dan telah menjadi pionir dalam mendirikan fasilitas manufaktur dalam negeri dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia sejak bertahun-tahun. Tiga fasilitas manufaktur dan layanan Siemens di Indonesia telah mampu mengekspor produk ke seluruh dunia,” kata Josef Winter dalam siaran pers Kamis (29/9/2016).
Presiden Direktur PT Krakatau Daya Listrik (KDL), anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Alugoro Mulyowahyudi mengatakan melalui kemitraan ini, perseroan dapat mengembangkan kompetensi karyawannya, mengurangi biaya perbaikan dan pembaruan transformator. Selain itu, lanjutnya, dapat mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas yang ada dan menciptakan peluang bisnis lebih besar baik kedua belah pihak.
“Bagi kami, kemitraan ini lebih dari sekadar kolaborasi yang saling menguntungkan dalam pengujian dan perbaikan transformator. Ini merupakan kerja sama sekaligus investasi jangka panjang untuk menumbuhkan bisnis kami lebih jauh lagi,” kata Alugoro.
Secara resmi, penandatangan kemitraan strategis ini antara Divisi Energy Management PT Siemens Indonesia dan PT Krakatau Daya Listrik, anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Acara peresmian kerja sama ini diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 28 September 2016
Divisi Energy Management Siemens adalah salah satu pemasok global untuk produk, sistem, solusi, dan layanan untuk transmisi dan distribusi tenaga listrik secara ekonomis, handal, dan cerdas.
“Kemitraan ini akan menjadi jaminan bagi keunggulan kami dalam melayani pasar dalam negeri dengan berbagai produk transformator untuk sektor utilitas dan industri. Selain itu, juga untuk menciptakan peluang bisnis baru bagi kami. Di masa depan, kami menargetkan bisa menjadi Pusat Perbaikan Transformator untuk Siemens kawasan ASEAN,” kata Andreas Alke, Kepala Divisi Energy Management PT Siemens Indonesia.
Menurut dia, kerja sama ini sejalan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jerman pada April 2016. “Komitmen ini juga sangat sesuai dengan keinginan Indonesia dalam memperkuat kemampuan dan meningkatkan kapasitas nasional sumber daya nasional. Karena itu, kemitraan ini merupakan tonggak penting bagi Siemens dan Krakatau Daya Listrik. Kemitraan ini sangat berarti dalam rangka meningkatkan keunggulannya di pasar dalam negeri.”
Lebih jauh Winter menambahkan bahwa alih teknologi merupakan hal yang sangat penting dalam evolusi industri di Indonesia yang terjadi saat ini.
“Investasi Siemens dalam bisnis dan pendirian fasilitas manufaktur di Indonesia menjamin terjadinya alih pengetahuan yang mampu mendorong pengembangan dan penerapan teknologi yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan serta membantu Indonesia tumbuh dan menjadi lebih berdaya saing di dunia.”
Sebelum kerja sama ini terjalin, semua transformator buatan Siemens di Asia Tenggara harus menjalani perbaikan di China. Sekarang, untuk pertama kalinya di Indonesia, fasilitas servis Krakatau Daya Listrik diharapkan bisa memberikan layanan yang sama namun lebih efisien untuk perusahaan Indonesia yang menggunakan transformator Siemens sehingga bisa memberikan nilai ekonomi lebih besar untuk Siemens.
(Bisnis)



