• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Industri Tekstil Hulu Tertekan Harga Gas

28/10/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Sensitivitas yang tinggi terhadap selisih biaya produksi membuat industri hulu tertekan oleh harga gas yang tidak kompetitif.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan sektor industri tekstil dan produk tekstil sangat sensitif terhadap selisih biaya karena berujung pada industri garmen yang berorientasi ekspor.

Produsen tekstil hulu, jelasnya, tidak bisa mengoper biaya produksi yang tinggi karena harga produk mereka. Alasannya mereka harus berebut pasar dengan produsen bahan baku tekstil luar negeri yang bisa menjual produk mereka di Tanah Air tanpa bea masuk.=

“Tidak sepenuhnya harga gas tinggi bisa di pass-through ke konsumen. Di Indonesia itu ada pajak pertambahan nilai . Barang yang masuk dari luar bebas. Itu hambatan utamanya,” kata Menperin.

Sekjen Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (Apsyfi) Redma Wirawasta meminta pemerintah menurunkan harga gas untuk meningkatkan daya saing industri serat nasional.

“Kami minta pemerintah menurunkan harga gas supaya bisa jadi US$4 per MMBTU. Industri pembuatan benang dan kain ikut mendapatkan keuntungan karena bahan baku lebih murah,” katanya.

Dia mengatakan kenaikan produksi serat, benang, dan kain dari penurunan harga gas akan memberikan tambahan pendapatan pajak pertambahan nilai senilai US$218 juta, tambahan pajak penghasilan US$14,75 juta, dan tambahan devisa ekspor senilai US$2,48 miliar.

Total tambahan pajak dari penurunan harga gas mencapai US$233,2 juta atau sekitar Rp3 triliun. Tambahan tersebut, tegas Redma, lebih sedikit dari kerugian Rp455 miliar yang akan membebani pemerintah dari penurunan harga gas.

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version