• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Sampoerna Raup Pendapatan Bersih Rp31,8 Triliun

24/10/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Perusahaan rokok, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HM Sampoerna) mencatat pendapatan bersih perseroan (tidak termasuk cukai) pada kuartal III 2016 tumbuh 4,9 persen menjadi Rp31,8 triliun dari periode sama tahun lalu Rp30,3 triliun.

Presiden Direktur HM Sampoerna Tbk, Paul Janelle dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (24/10/2016), menyampaikan bahwa peningkatan itu seiring dengan pertumbuhan pangsa pasar yang mencapai 34,5 persen, naik sebesar 0,4 persen dari pangsa pasar di kuartal II 2016.

“Pada kuartal III 2016, Sampoerna tetap mempertahankan kepemimpinannya di semua segmen, dengan pangsa pasar mencapai 30,1 persen di segmen sigaret kretek mesin, kemudian 38,2 persen di segmen sigaret kretek tangan, dan 79 persen di segmen sigaret putih mesin,” paparnya.

Dikatakan, walaupun saat ini industri tengah berada dalam situasi yang sulit, perseroan yakin bahwa pihaknya akan melanjutkan keberhasilan melalui portofolio merek yang kuat, yang mencakup sejumlah merek, di antaranya A Mild, Dji Sam Soe, dan Marlboro.

Sampoerna mengantisipasi penurunan volume industri hasil tembakau secara keseluruhan sebesar 1-2 persen di tahun 2016, terutama diakibatkan oleh kenaikan tarif cukai rata-rata tertimbang sebesar 15 persen.

“Industri ini diperkirakan masih akan terus mengalami tekanan sehubungan dengan kenaikan tarif cukai rata-rata tertimbang sebesar kira-kira 10 persen yang berlaku rata atas seluruh pelaku industri mulai tanggal 1 Januari 2017,” paparnya.

Sementara itu, dalam laporan keuangan perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III 2016 naik menjadi sebesar Rp9,081 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebelumnya Rp7,596 triliun.

Sedangkan, penjualan bersih tercatat sebesar Rp70,275 triliun pada kuartal III 2016, dari sebelumnya periode sama tahun lalu Rp65,517 triliun. Sementara aset perseroan pada kuartal III 2016 mencapai Rp42,385 triliun, meningkat dibandingkan akhir tahun 2015 yang sebesar Rp38,010 triliun.

 

(bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version