• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Industri Garam RI Dinilai Belum Mampu Penuhi Kualifikasi Industri Besar

01/11/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Kementerian Perindustrin menyatakan hingga kini produksi garam lokal belum sanggup memenuhi kebutuhan industri, khususnya untuk memenuhi kualifikasi dan pasokan industri besar.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono menyebutkan untuk industri kecil dan menengah, industri makanan dan beberapa aneka masih dimungkinkan untuk memenuhi kebutuhan garam dari produksi lokal.

Namun, katanya, ada beberapa industri yang tak bisa dipenuhi oleh garam lokal. “Untuk industri CAP (chlor alkali plant) yang mengolah bahan baku untuk menjadi bahan kimia lainnya butuh kualitas yang tinggi dan spesifikasi, serta jumlah yang besar ,” ucap Achmad, Selasa (1/11/2016).

Dia menambahkan keterbatasan itu didasari oleh kualitas dan kualitas kebutuhan industri besar yang jumlahnya juga cukup signifikan. “Ini kepada jumlah dan kualitasnya. Masih sulit dipenuhi oleh garam lokal,” lanjutnya Achmad.

Oleh karena itu, dia menyebutkan pemerintah masih terus berupaya dan mendorong agar kualitas dan jumlah produksi garam lokal terus meningkat. Upaya itu, lanjutnya, adalah melalui ekstensifikasi atau pembukaan lahan baru dan intensifikasi yaitu peningkatan kualitas penggaraman.

Dia mengemukakan garam lokal terus diberi tempat. Sampai saat ini, kata Achmad, telah ada pabrik pemrosesan garam yang mampu membuat garam lokal mencapai kualitas yang tinggi.

“Walaupun masih mahalnya produk akhir yang membuat hanya industri tertentu yang bisa menggunakan produknya, seperti farmasi dan industri makanan dan minuman tertentu, yang mempunyai spesifikasi yang sangat konsisten,” ungkap Achmad.

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version