• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

MMS Dipercaya Terus Kelola Tol Tangerang-Merak

29/11/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA– PT Marga Mandalasakti (MMS), operator tol Tangerang-Merak terus  dipercaya oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan diberikannya perpanjangan konsesi  pengelolaan tol selama 12 tahun.

Presiden Direktur MMS Wiwiek D Santoso mengatakan dengan perpanjangan konsesi itu, maka  kontrak kerja MMS akan berlaku hingga 2059 mendatang. Surat perpanjangan konsesi tersebut, sudah diterima perusahaan sejak 29 Agustus 2016 lalu.

“Kita sudah mendapatkan perpanjangan konsesi selama 12 tahun, yang semula kontrak berlaku  hingga 2047 kini menjadi berlaku hingga 2059. Ini adalah sebuah pencapaian bagi perusahaan,” ujar Wiwiek

Menurutnya, dengan perpanjangan konsesi itu, maka MMS harus menyelesaikan  kewajiban untuk menambah lajur ke empat dari jalur Bitung hingga Cilegon. Termasuk juga
pembangunan interchange atau simpang susun Balaraja Timur dan Cikupa.

Dari kewajiban tersebut, katanya, perusahaan akan mengerjakan penambahan lajur Bitung-Balaraja sepanjang 12,5 kilometer hingga tahun 2018.

“Tahun depan, kita tambah lajur di Bitung-Cikupa, sedangkan tahun 2018 diselesaikan hingga Balaraja. Nantinya hingga Cilegon akan dirampungkan,” tambah Wiwiek, yang juga mengatakan alokasi anggaran yang digelontorkan MMS untuk proyek tersebut sebesar Rp2,4 miliar hingga tahun 2018.

Sementara itu, terkait volume lalu lintas tol Tangerang-Merak hingga akhir September 2016, menurut Wiwiek mengalami penurunan cukup signifikan yakni hanya tumbuh 3,24%
dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Angka tersebut, merupakan pertumbuhan terkecil sejak 2007 lalu. Hingga akhir tahun, dia memperkirakan pertumbuhan volume lalu lintas di tol tersebut hanya akan tumbuh sebesar 3,5%.

Target pertumbuhan MMS sendiri tahun ini adalah 5% dibandingkan tahun lalu. Turunnya volume lalu lintas itu, katanya, dipengaruhi melambatnya sektor ekonomi di tanah air.

Pasalnya, kebanyakan pengguna jalan tol adalah truk angkutan logistik dari pelabuhan Merak, Banten. Karena menurunnya kegiatan angkutan logistik, otomatis lalu lintas juga ikut menurun.

Bahkan, katanya, volume lalu lintas untuk golongan 3 dan 4 tahun ini minus.  Hal ini tentu saja berpengaruh pada pendapatan perusahaan yang diperkirakan 10-15% nya tidak
akan tercapai target. Jika kondisi ekonomi tahun depan masih belum tumbuh, dia memperkirakan pertumbuhan volume lalu lintas di Tangerang-Merak akan sama dengan tahun ini.

 

(Bisnis)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci
Finance

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

05/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version