• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 8, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Listrik Murah Andalan Kawasan Industri Tanah Kuning

30/09/2016
Workers pack L'Oreal products at the company's largest factory in Jababeka Industrial Estate in Cikarang, Indonesia's West Java province November 7, 2012. L'Oreal opened its biggest factory globally in the country's main Java island on Wednesday, with investment of 100 million euros over several years, as it eyes growing middle class wealth in the world's fourth most populous nation. Picture taken November 7, 2012.  REUTERS/Supri (INDONESIA - Tags: BUSINESS)

Workers pack L'Oreal products at the company's largest factory in Jababeka Industrial Estate in Cikarang, Indonesia's West Java province November 7, 2012. L'Oreal opened its biggest factory globally in the country's main Java island on Wednesday, with investment of 100 million euros over several years, as it eyes growing middle class wealth in the world's fourth most populous nation. Picture taken November 7, 2012. REUTERS/Supri (INDONESIA - Tags: BUSINESS)

Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC)JAKARTA – Potensi sumber energi listrik yang murah membuat Tanah Kuning di Provinsi Kalimantan Utara ideal sebagai pusat industri baru di Kalimantan.

Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian, Imam Haryono mengatakan penunjang utama pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning adalah aliran Sungai Kayan.

Aliran Sungai Kayan adalah jawaban dari permasalahan pasokan energi yang biasanya menjadi batu sandungan pembangunan industri hulu di lokasi asal sumber daya alam.

Kajian Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memperkirakan produksi listrik memanfaatkan aliran Sungai Kayan bisa menghasilkan daya hingga 3.000 MW pada tingkat harga US$0,03 per kilowatt.

“PLTA di sungai Kayan bisa dibangun hingga empat level. Harganya juga sangat murah. Ini bisa seperti pengembangan industri di Asahan,” kata Imam usai mendampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie pada Kamis (29/9/2016).

Imam memaparkan Pemprov Kaltara berencana mengembangkan KIPI Tanah Kuning di lahan seluas 14.000 hektare di bibir pantai Kabupaten Bulungan yang berlokasi tidak jauh dari perbatasan Indonesia-Malaysia.

Posisi tersebut membuat KIPI Tanah Kuning strategis sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah perbatasan, sejalan dengan keinginan pemerintah meningkatkan persebaran pertumbuhan industri.

Pengembangan industri manufaktur berbasis mineral nantinya bisa saling tumbuh berbarengan dengan pertumbuhan industri perikanan di Kaltara yang memiliki potensi luas tambak 195.000 hektare.

 

(Bisnis)

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version