• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Harga Minyak Dunia Terus Turun, Investor Khawatir Permintaan Global Melemah

25/01/2019
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM – Harga minyak terus menurun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), tertekan kekhawatiran atas melemahnya permintaan bahan bakar di tengah perlambatan ekonomi global yang melemahkan sentimen pasar.

Pada awal perdagangan, harga minyak mendapat beberapa dukungan dari penurunan persediaan minyak mentah AS pekan lalu dan laporan Badan Informasi Energi (EIA) AS terbaru yang mengindikasikan perlambatan pertumbuhan produksi minyak serpih AS di tahun-tahun mendatang.

EIA mengatakan pada Selasa (22/1) bahwa pihaknya memperkirakan produksi minyak serpih akan naik ke rekor tertinggi pada Februari, menambahkan bahwa dalam jangka panjang pertumbuhan produksinya akan melambat.

Namun, prospek pasokan yang lebih rendah diimbangi oleh kekhawatiran yang semakin mendalam atas melemahnya permintaan bahan bakar, yang disebabkan oleh tanda-tanda jelas perlambatan ekonomi global.

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Senin (21/1) memproyeksikan pertumbuhan global sebesar 3,5 persen pada 2019 dan 3,6 persen pada 2020, masing-masing 0,2 persentase poin dan 0,1 poin persentase di bawah perkiraan Oktober lalu.

Pedagang-pedagang juga melihat kemungkinan sanksi Amerika Serikat terhadap sektor minyak Venezuela, yang akan menyebabkan pasar lebih ketat.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu (23/1) bahwa Amerika Serikat telah mengakui pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai “presiden sementara” negara itu, sebuah langkah yang muncul setelah Nicolas Maduro dilantik sebagai presiden negara Amerika Latin awal bulan ini.

Trump menambahkan bahwa Amerika Serikat akan terus menggunakan kekuatan ekonomi dan diplomatik untuk mendesak “pemulihan demokrasi Venezuela.”

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun 39 sen AS menjadi menetap pada 52,57 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret turun 36 sen AS menjadi ditutup pada 61,14 dolar per barel di London ICE Futures Exchange. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (Antara)

Tags: Indragiri Hulu
Share76Tweet48

Kabar Terkait

Reses Anggota DPRD Pekanbaru Temukan Warga Miskin Tak Mampu Sekolah
Advertorial

Gubri Perintahkan Sekolah Terpapar Asap Diliburkan

09/09/2019
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa
Advertorial

Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

25/05/2019
Persediaan minyak RI tidak Akan Bertahan Lebih Dari 11 Tahun
Featured

Harga Minyak Bervariasi di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan Global

26/03/2019
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version