• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Jangan Asal Beli, Ini Tips Memilih Camilan Sehat untuk Bayi

27/12/2025
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang tua menjadikan camilan sebagai pelengkap makanan untuk bayi. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan agar orang tua tidak sembarangan memilih snack, karena kesalahan dalam memilih bisa berdampak pada kesehatan bahkan memicu risiko tersedak pada bayi.

Dokter anak menegaskan bahwa camilan untuk bayi tidak hanya harus enak, tetapi juga aman, bergizi, dan sesuai usia. Orang tua perlu memahami bahwa setiap tahap usia bayi memiliki kebutuhan tekstur dan kandungan gizi berbeda.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah label usia pada kemasan. Snack untuk bayi usia 6–8 bulan berbeda dengan bayi 9–12 bulan. Seiring bertambahnya usia, kemampuan mengunyah dan menggigit bayi berkembang, sehingga camilan harus disesuaikan.

Selain itu, orang tua disarankan teliti membaca kandungan gizi. Snack bayi idealnya rendah gula, rendah garam, tanpa pemanis buatan, tanpa pengawet, dan tanpa pewarna sintetis. Kandungan gula dan garam yang tinggi berisiko mengganggu kesehatan ginjal, memicu obesitas, bahkan memengaruhi kebiasaan makan anak di masa depan.

Pilihan snack sehat yang disarankan antara lain biskuit khusus bayi yang mudah lumer, yoghurt tanpa gula, buah lembut seperti pisang atau alpukat, keju dalam jumlah wajar, serta sayuran kukus lembut seperti wortel dan kentang. Camilan ini dinilai lebih aman sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi.

Selain kandungan gizi, faktor keamanan tekstur juga penting. Snack keras, licin, atau berukuran kecil seperti kacang utuh, permen keras, jelly, serta makanan bulat kecil sangat berisiko menyebabkan bayi tersedak. Karena itu, bayi harus selalu didampingi saat makan dan tidak dibiarkan makan sambil bermain atau berlari.

Kebersihan pun menjadi perhatian utama. Orang tua perlu memastikan tangan bersih, peralatan makan steril, serta bahan makanan segar. Untuk produk kemasan, pastikan kemasan utuh, tanggal kedaluwarsa jelas, dan disimpan sesuai petunjuk.

Meski penting, camilan tidak boleh menggantikan makanan utama. Fungsinya hanya sebagai pelengkap nutrisi, bukan pengganti ASI, susu formula, atau MPASI utama. Jadwal pemberian snack juga perlu diatur agar bayi tidak kenyang sebelum waktu makan utama tiba.

Dengan pemilihan snack yang tepat, orang tua tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini. Edukasi, ketelitian, dan pendampingan orang tua menjadi kunci agar camilan benar-benar aman dan bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi.

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci
Finance

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

05/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version