• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, October 7, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

09/07/2026
Share on FacebookShare on Twitter

Tragedi ledakan benda diduga mortir mengguncang Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Tiga warga meninggal dunia setelah benda berbahaya tersebut meledak saat diduga sedang dikumpulkan dari area bekas latihan militer.

Ketiga korban diketahui merupakan warga setempat berinisial Ade (21), Rodiana (40), dan Suhri (40). Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (8/7/2026) dan langsung mengundang perhatian aparat karena melibatkan benda yang diduga masih memiliki daya ledak.

Berdasarkan penyelidikan awal, ketiga korban diduga memiliki kebiasaan mengumpulkan barang bekas, termasuk selongsong atau sisa amunisi dari kawasan sekitar lokasi latihan militer. Polisi menduga benda yang ditemukan kali ini bukan sekadar material bekas, melainkan masih mengandung unsur berbahaya.

Sebelum ledakan terjadi, mortir tersebut diduga dibawa ke rumah salah satu korban. Benda itu kemudian diperiksa atau dibongkar menggunakan peralatan sederhana hingga akhirnya meledak dan menyebabkan korban mengalami luka fatal.

Aparat kepolisian bersama unsur TNI kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal-usul serta jenis mortir yang meledak. Pihak militer menyebut belum dapat memastikan apakah amunisi tersebut berasal dari kegiatan latihan satuan tertentu karena kawasan tersebut juga digunakan oleh beberapa unsur pendidikan dan latihan.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil, menyimpan, atau mencoba membongkar benda-benda mencurigakan yang ditemukan di sekitar area latihan militer. Meski terlihat seperti barang bekas, amunisi tertentu masih dapat memiliki risiko ledakan apabila tidak ditangani dengan prosedur khusus.

Selain melakukan penyelidikan, aparat juga mengimbau warga yang masih menyimpan benda serupa agar segera menyerahkannya kepada pihak berwenang. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi di kemudian hari.

Peristiwa di Bandung Barat ini menjadi pengingat bahwa sisa perlengkapan militer, terutama amunisi dan bahan peledak, bukanlah barang yang aman untuk dipindahkan atau dimanfaatkan tanpa pemeriksaan ahli. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan benda yang memiliki bentuk atau ciri menyerupai senjata maupun amunisi.

Share76Tweet47

Kabar Terkait

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif
Berita

Perkuat Kepatuhan Pajak di Provinsi Kepri, Tim Pembina Samsat Nasional Dorong Pelayanan yang Lebih Mudah dan Adaptif

07/10/2026
Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter
Berita

Pastikan Data Tagihan Rumah Sakit Akurat, Jasa Raharja Riau Kawal Penuntasan Guarantee Letter

06/10/2026
Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum
Berita

Jasa Raharja Riau dan Tim Pembina Samsat Lakukan Rapat Koordinasi Perizinan Angkutan Umum

06/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version