Rencana Perjalanan Haji 2018 Direvisi, Kepulangan Jamaah Mundur Satu Hari

by

EKONOMIPOS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) sudah melansir rencana perjalanan haji (RPH) tahun ini sejak Januari 2018. Ternyata ada revisi, khususnya saat pemulangan jamaah ke tanah air. Semua kepulangan jamaah gelombang I menuju tanah air dimulai 26 Agustus, diundur sehari menjadi 27 Agustus.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag RI Mastuki mengatakan, revisi rencana perjalanan haji itu imbas dari kebijakan otoritas penerbangan Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA). Dia menjelaskan informasi terbaru dari GACA menyebutkan, operasional pemulangan jamaah haji baru bisa dibuka pada 27 Agustus pukul 08.00 waktu Arab Saudi.

’’Sehingga mau tidak mau RPH harus menyesuaikan,’’ katanya saat dikonfirmasi kemarin (20/4).

Mastuki mengatakan, jamaah calon haji (JCH) tidak perlu resah terkait perubahan jadwal kepulangan tersebut. Setelah koordinasi dengan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Mastuki mengatakan keputusan pemulangan mundur satu hari itu tidak berdampak pada biaya yang ditanggung JCH.

Mastuki mengatakan, perubahan RPH itu hanya berdampak pada perubahan jadwal pemulangan saja. Dengan keputusan GACA itu, otomatis seluruh rangkaian pemulangan, termasuk pergerakan jamaah gelombang dua dari Makkah ke Madinah, juga mundur satu hari.

Misalnya awal keberangkatan jamaah gelombang dua dari Makkah ke Madinah semula dijadwalkan 30 Agustus, berubah jadi 31 Agustus. Kemudian awal kepulangan jamaah haji gelombang dua dari Madinah ke Indonesia semula 8 September, diundur jadi 9 September. Begitu pun akhir kedatangan jamaah haji di tanah air diundur dari 25 September menjadi 26 September.

Sementara itu Kemenag juga menyampaikan perkembangan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yang sudah berjalan sepekan. Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag Noer Alya Fitra mengatakan hingga penutupan pelunasan hari kelima kemarin (20/4), tercatat ada 130.415 orang JCH telah melunasi BPIH.

Jumlah JCH yang sudah melunasi itu setara dengan 64,41 persen dari total jamaah haji reguler yang masa pelunasan BPIH ini dibuka hingga 4 Mei mendatang. Dia mengingatkan pelunasan dibuka setiap hari kerja. Mulai pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB. Untuk wilayah waktu lainnya, menyesuaikan dengan waktu Indonesia bagian barat.

Pejabat yang akrab disapa Nafit itu menjelaskan, selama lima hari pelunasan BPIH, tingkat pelunasan paling besar ada di Provinsi Jawa Barat (Jabar) dengan 27.971 jamaah. Kemudian disusul oleh Provinsi Jawa Timur sebanyak 21.451 jamaah. (*)